oleh

Pemdes Limpas Santuni Anak Yatim Piatu Korban Banjir

INDRAMAYU– Dihantam musibah banjir, membuat penduduk di Desa Limpas, Kecamatan Patrol menderita. Tak terkecuali puluhan anak yatim piatu disana. Ikhtiar membahagiakan merekapun dilakukan oleh Pemerintah Desa Limpas dengan memberikan santunan.

Santunan diberikan bersamaan dengan acara tahlilan dan doa bersama bertempat di aula kantor Desa Limpas, Kamis malam (9/1).

“Tidak punya orang tua, saya yakin mereka juga ikut merasakan dampak musibah banjir ini. Sedikit mengobati kesusahan mereka, kita berikan santunan sekaligus juga mengajak anak yatim piatu ini doa bersama agar bencana banjir tak lagi berulang,” kata Kuwu Desa Limpas, Tato kepada Radar, usai kegiatan.

Selain dari pemerintah desa, sebut dia, santunan juga diberikan oleh Tim Penggerak PKK, perwakilan Muspika Patrol, tokoh ulama dan MUI Desa Limpas.

Suami Sri Adijah mengungkapkan, acara tahlilan dan doa bersama rutin digelar satu bulan sekali setiap malam Jumat Kliwon sejak awal kepemimpinnya tahun 2015 lalu.

Kegiatan dilangsungkan didua tenpat berbeda. Sore hari di lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) berbarengan dengan kegiatan ziarah kubur. Malam harinya dilanjut di aula kantor Desa Limpas.

“Khusus acara tahlil dan doa bersama kali ini kita mengajak semua elemen masyarakat untuk memohon kepada Allah SWT agar musibah banjir tidak lagi menerjang desa kami. Kita juga menyampaikan program dan upaya-upaya yang harus dilakukan supaya banjir tidak lagi mampir,” terangnya.

Kuwu Tato menyebutkan, saat musibah banjir terjadi tercatat sebanyak 158 unit rumah warga terendam air dengan ketinggian air mencapai 60 cm. Untungnya, rendaman air tak berlangsung lama. Menjelang malam, air mulai surut. “Alhamdulillah, pagi harinya sudah surut. Aktivitas warga kembali normal. Tapi kami tetap bersiaga,” tandasnya.  (kho)

News Feed