oleh

Polisi Amankan Wilayah, Sigap Evakuasi Warga di Desa Sumuradem

Warga Blok Kalen Tengah Desa Sumuradem Timur Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu, tidak mengira, jika hujan yang turun pada Kamis (9/1) dini hari, akan terjadi banjir. Beruntuk aparat kepolisian berserta tim dari Satkorlak dan BPBD sigap memberikan bantuan.

KOMARUDIN KURDI, Sukra

BANJIR besar memang pernah dialami Desa Sumuradem, di awal tahun 2014 yang lalu. Namun, selama enam tahun berjalan, banjir besar tak terjadi lagi. Kalaupun ada, hanya tergenang saja. Itupun hanya menggenangi di jalan saja dan cepat surut. Warga juga masih bisa melakukan aktifitas.

“Tahun ini banjir besar kembali tejadi. Air datang secara tiba-tiba, sekitar jam sebelas siang. Semakin lama malah besar, kemudian merendam rumah. Cepat sekali dan akhirnya banjir,” ujar Indang, salah seorang korban banjir.

Hingga siang hari kemarin, debit air yang merendam pemukiman dan rumah warga terus meninggi. Melihat banjir semakin besar dan meluas, petugas kepolisian yang diterjunkan di lokasi banjir, langsung mendatangi rumah warga. Selain mengimbau, petugas mengajak warga meninggalkan rumahnya yang terendam.  Petugas juga mengevakuasi warga yang berusia lanjut, ibu-ibu dan anak-anak.

Dalam proses evakuasi itu, nampak Kapolsek Patrol Kompol H Mashudi, keluar dari rumah warga dengan menggendong seorang bayi laki-laki. Reaksi cepat yang dilakukan Petugas Korps Bhayangkara itu, mendapatkan perhatian warga dan petugas lain, Satkolrlak penanggulangan bencana alam.

Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto, melalui Wakapolres Kompol Nanang Suhendar mengatakan, Polres Indramayu menerjunkan sebagian personelnya, diantaranya dari Polsek Patrol ke lokasi banjir. Menurutnya, polisi membantu warga korban banjir, sekaligus melakukan pengamanan wilayah. “Upaya yang dilakukan, yaitu menyelamatkan warga dan mengevakuasi. Kami menerjunkan para personel Dalmas dan dari satuan atau unit lain. Selain itu, mengamankan wilayah agar tercipta kamtibmas, serta memantau setiap perkembangan dilokasi banjir,” ujar Nanang. (*)

News Feed