oleh

Warga Bangodua Gotong Royong Normalisasi Saluran Cipelang

INDRAMAYU-Mengatisipasi banjir dan memperlancar aliran air ke areal sawah, warga Kecamatan Bangodua melakukan gotong royong normalisasi Saluran Cipelang sepanjang 2 kilometer yang membentang dari Desa/Kecamatan Bangodua hingga Desa Sukaperna Kecamatan Tukdana, Rabu (8/1).

Raksa Bumi Bangodua, Subandi mengatakan, normalisasi Saluran Cipelang di perbatasan antara Kecamatan Bangodua dan Tukdana merupakan inisiatif dari warga sebagai langkah preventif mengatisipasi terjadinya luapan saluran Sekunder Cipelang saat musim penghujan. Selain itu, normalisasi juga untuk memperlancar pasokan air ke sawah di Kecamatan Bangodua yang bertumpu pada Saluran Cipelang.

“Normalisasi merupakan swadaya dari masyarakat karena sudah lama Saluran Cipelang tidak pernah dinormalisasi. Jangan sampai di musim penghujan ini air dari saluran meluap ke pemukiman warga,” kata Subandi.

Lebih lanjut, dikatakan Subandi, normalisasi tidak hanya melibatkan masyarakat, tetapi dari unsur lainnya seperti TNI, UPT Pertanian, dan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWSCC).

“Dari dinas tidak ada kegiatan normalisasi di Saluran Cipelang karena terkendala modernisasi Saluran Cipelang oleh BBWS, sehingga ini inisiatif kami bersama warga melakukan normalisasi meskipun hanya secara manual gunakan alat seadanya,” ujarnya.

Menurut Subandi, kegiatan normalisasi bukan hanya menguras endapan tanah yang membuat saluran menjadi dangkal, tetapi membersihkan saluran dari tumpukan sampah yang dapat meyumbat di pintu air.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan Wilayah Bangodua, Atik AMd mengatakan, normalisasi saluran sekunder dari wilayah perbatasan antar kecamatan menjadi hal yang rawan. “Sehingga, kegiatan secara swadaya pengurasan yang digalang masyarakat Bangodua yaitu Saluran Cipelang secara bergotong royong bisa mengatisipasi meluapnya air dari saluran ke pemukiman warga,” bebernya.

Menurutnya, normalisasi juga sekaligus memperlancar pasokan aliran air ke daerah pertanian di wilayah Kecamatan Bangodua, dimana hampir setengah wilayah pertanian di Kecamatan Bangodua pengairannya dari Saluran Cipelang.

“Ada sekitar empat desa yang sumber pengairannya dari Saluran Cipelang. Perbaikan normalisasi merupakan langkah yang tepat diambil masyarakat dalam memelihara saluran agar tidak terjadi pendangkalan yang dampaknya bisa terjadi banjir dan pasokan air tidak lancar,” terangnya. (oni)

News Feed