oleh

Dana Desa untuk Peningkatan SDM

-Indramayu-602 views

INDRAMAYU–  Pemcam Bangodua ingatkan pemdes dalam penggunaan dana desa (DD) tahun 2020 diprioritaskan di bidang peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), melalui berbagai bidang, seperti bidang pendidikan, kesehatan, dan perekonimian. Hal itu diungkapkan Camat Bangodua Moh Soidin, kemarin

Dikatakan, DD tahun 2020 berbeda dengan tahun 2019 yang mana pada tahun 2019 penggunaannya diprioritaskan lebih besar untuk pembangunan infrastruktur desa. Tetapi di tahun 2020 lebih ditekankan pada program pemberdayaan masyarakat desa.

“Ini juga imbauan bupati Indramayu yang mengintruksikan kepada pemcam untuk mengingatkan pemdes dalam hal penggunaan dana desa. Lebih dominan pada sektor peningkatan SDM masyarakat desa,” kata Soidin.

Peraturan penggunaan dana desa tahun 2020, ditegaskan Soidin tertuang dalam Permendes Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020.

“Skala prioritasnya pada sektor program meningkatkan SDM masyarakat desa. Bidang pendidikan masyarakat ditekankan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Bidang kesehatan diutamakan pada aspek penekanan angka stunting, melalui kegiatan posyandu. Mengatasi angka stunting sudah jadi komitmen bersama pemda dan dinas kesehatan, lintas sektor lainnya, dan menjadi program inovasi desa,” tukasnya.

Selain itu, dalam peningkatan perekonomian desa lebih pada pengembangan unit usaha yang dimiliki oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang dapat mendorong BUMDes bisa lebih lebih berkembang dengan permodalan yang cukup, yang bisa menopang potensi usaha micro kecil menengah (UMKM) masyarakat desa.

Sementara itu, Susanto SE menilai adanya aturan dari Kementerian Desa tentang skala prioritas penggunaan dana desa bisa berdampak bagus bagi perkembangan desa untuk lebih maju menjadi masyarakat yang mandiri. Namun diperlukan kesiapan dari pemdes dalam membangun sektor masyarakat yang sehat, cerdas, dan mandiri dari segi perekonomian.

“Pemdes harus siap, karena untuk meningkatkan SDM masyarakat desa melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan perekomian ini perlu kader-kader yang mumpuni. Bisa mengelola program pembangunan SDM dengam baik. Jangan sampai tidak ada hasilnya, karena program peningkatan SDM lebih sulit dibandingkan program pembangunan infrastruktur fisik desa,” ujarnya. (oni)

News Feed