oleh

Nasdem Setia dengan Koalisi Perubahan

INDRAMAYU-Partai Nasdem yang telah tergabung dengan Koalisi Perubahan untuk Rakyat, manyatakan komitmen untuk mendukung calon bupati/wakil bupati yang diusung Koalisi Perubahan pada pilbup 2020. Hal tersebut disampaikan Ketua Nasdem Kabupaten Indramayu, H Eryani Sulam MSi, saat menggelar acara Refleksi dan Konsolidasi Patai Nasdem akhir tahun 2019, Selasa (31/12).

“Memang banyak yang meragukan kesolidan koalisi besar 8 partai untuk pilbup 2020, karena masing-masing partai pasti akan punya kepentingan. Tapi Partai Nasdem tidak akan luntur untuk mendukung perubahan,” tegas anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini.

Eryani juga mengaku sudah menjalin komunikasi dengan parta-partai senasib yang hanya mendapatkan 1 kursi di DPRD Indramayu, yaitu Hanura dan Perindo. Juga dengan partai-partai koalisi ketika pilbup 2015 yaitu PKB. Menurutnya, target tahun 2020 calon bupati/wakil bupati Indramayu yang diusung Nasdem harus menang. “Target kami calon yang diusung Nasdem bersama koalisi perubahan bisa memenangkan pilbup 2020,” tandasnya.

Bahkan, Eryani mengatakan, kalau dirinya sudah menjalin komunikasi dengan salah satu bakal calon bupati, yang memiliki peluang untuk menang karena memiliki popularitas dan kapabilitas yang cukup memadai.

Menurutnya, Nasdem akan mendukung calon yang bersangkutan apabila memang diusung oleh koalisi perubahan. Bahkan kalau calon tersebut ternyata tidak diusung olah parpol atau koalisi parpol, dan memilih jalur independen, Nasdem juga siap berada di belakangnya. “Meski demikian, untuk dukungan pasangan calon bupati kami tetap menunggu keputusan DPP Nasdem,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Eryani juga meminta kepada seluruh kader untuk melakukan evaluasi, terkait perolehan kursi Nasdem pada pileg 2019 yang hanya meraih 1 kursi di DPRD Indramayu. Padahal lima tahun sebelumnya Nasdem meraih 3 kursi. Eryani mengajak seluruh pengurus dan kader partainya, agar berjuang dan bekerja keras. “Memang pemilihan legislatif masih lama, tapi harus berjung dari sekarang,” tandasnya.

Eryani pun mengaku heran. Karena Nasdem merupakan partai besar dan masuk empat besar secara nasional pada pemilu 2019. Namun di Kabupaten Indramayu ternyata perolehan kursinya justru menurun. “Ini harus menjadi evaluasi kita semua. Pilih pengurus yang benar-benar bisa membesarkan partai. Bukan pengurus yang mudah gonta ganti partai,” tegasnya. (oet)

News Feed