oleh

Dukung KRPL, Bagikan 184 Bibit Buah di Desa Wanasari

-Indramayu-498 views

INDRAMAYU- Sebagai langkah mendukung pembentukan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), BPP Bangodua bagikan 184 bibit buah kepada kelompok wanita tani (KWT) Puspa Sari, Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kemarin.

Pembagian 184 bibit buah yang terdiri dari 8 jenis buah yakni bibit pohon mangga, sawo, jambu mete, jambu kristal, jambu air, sirsak, nangka, dan sukun, yang ke delapan bibit pohon tersebut tidak hanya mengandung gizi tambahan jika di konsumsi, namun memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.

Penyuluh pertanian wilayah binaan Wanasari, Ahmad Sp menyebutkan, manfaat KRPL dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, sebagai koservasi sumber daya genetika lokal, mendukung diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal, ramah lingkungan (mengurangi jejak karbon, dan pemanfaatan barang bekas), ketahanan dan kemandirian pangan serta gizi keluarga.

“Bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan, kita salurkan ke satu kelompok wanita tani (KWT), nanti kelompoklah yang akan mengelolah bantuan bibit pohon apakah  akan ditanam di pekarangan masing-masing, namun tetap kita pantau secara langsung,” ucap Ahmad.

Pembentukan KRPL, lanjut Ahmad menjadi solusi tepat untuk memaksimalkan lahan pekarangan terbatas yang dimiliki masyarakat, karena menurutnya selama ini masyarakat masih belum bisa mengoptimalkan lahan perkarangan yang dimiliki, sehingga butuh keterlibatan semua komponen dalam menyosialisasikan manfaat KRPL.

Dengan pembentukan kawasan rumah pangan lestari (KRPL) yang kegiatannya dikoordinir dalam bentuk wadah kelompok wanita tani (KWT), diharapkan mampu menggugah kesadaran masyarakat lebih memperhatikan pemanfaatan pekarangan rumah dengan tanaman yang jauh lebih bermanfaat yang memiliki nilai gizi dan nilai jual.

“Kan banyak warga yang membiarkan pekarangan rumahnya dibiarkan ditumbuhi rumput liar, kadang ada tanaman tapi bukan tanaman yang bernilai apapun, melalui gerakan KRPL pembagian bantuan bibit pohon buah masyarakat semakin tergugah mengolah lahan pekarangan rumah yang terbatas dengan tanaman yang bernilai ekonomis dan bergizi,” terang Ahmad.

Sementara itu, Kuwu Wanasari Tarsono pembagian bibit pohon buah kepada KWT Puspa Sari, menurutnya merupakan peluang yang sangat bagus untuk KWT dalam pengembangan kegiatan para anggota dalam pengolahan lahan terbatas namun hasilnya sangat potensial bagi perekonomian keluarga.

Apalagi dikatakan Tarsono bibit pohon, buah memiliki gizi yang bagus jika di konsumsi sendiri. Sebagai penambah kebutuhan gizi keluarga, pihaknya pun memberikan dukungan penuh terhadap program KRLP yang diterapkan KWT Puspa Sari, Desa Wanasari. “Pemdes sangat mendukungan, semoga program KRPL bisa berjalan sesuai harapan semuanya, bisa menjadi wadah peningkatan kesejahteraan keluarga,” tandasnya. (oni)

 

 

News Feed