oleh

Kepala Puskesmas Lohbener Sabet Perempuan Inovatif

-Headline, Indramayu-1.163 views

INDRAMAYU– Kepala Puskesmas Lohbener meraih penghargaan sebagai perempuan inovatif bidang kesehatan dari Dinas Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Kabupaten Indramayu. Penghargaan diberikan saat upacara peringatan Hari Ibu Nasional di Alun-alun Kabupaten Indramayu, Senin (23/12).

Kepala Puskesmas Lohbener Hj Uswatun Hasanah SST SMK MHKes mengatakan, penghargaan yang diterimanya sebagai perempuan inovatif versi DP3A Kabupaten Indramayu satu-satunya di bidang kesehatan menjadi  hal yang sangat luar biasa bagi dirinya dan intansi yang dipimpinnya.

Penghargaan yang diterimanya, lanjut Uswatun, adalah bentuk penghargaan yang diterimanya selama 23 tahun mendedikasikan diri sebagai bidan sejak tahun 1996.

“Terima kasih kepada Plt Bupati, Kadis Kesehatan dan Kadis P3A yang mempercayakan dan menganugerahkan saya sebagai perempuan inovatif di bidang kesehatan Kabupaten Indramayu,” kata Uswatun pada Radar, Selasa (24/12).

Inovasinya berupa program Ngiung-ngiung Hayuk di UPTD Puskesmas Lohbener, yang difokuskan pada pelayanan kesehatan bagi ibu hamil (bumil) sebagai upaya menekan angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Indramayu khususnya di wilayah Kerja UPTD Puskesmas Lohbener, membawa UPTD Puskesmas Lohbener  terakreditasi utama pada tahun 2018, Puskesmas berprestasi tahun 2019, dan menjadi pembicara nasional pada PIT Bidan se-Indonesia di Jakarta.

Uswatun mengaku bangga, karya kecil biasa menjadi luar biasa dan bisa manfaat bagi semuanya dalam mewujudkan pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat. “Tentu keberhasilan ini juga berkat teamwork yang luar biasa sehingga mampu mewujudkan Puskesmas Lohbener semakin baik,” kata Uswatun.

Perempuan berjilbab ini juga member pesan di Hari Ibu merupakan ketulusan dari seorang Ibu yang harus terus diaplikasikan

dalam keseharian, bukan hanya di Hari Ibu saja. Menurutnya, memomen Hari Ibu mengingatkan untuk selalu berbakti terhadap orang tua terutama ibu, dimana ada 5 air ibu yang tidak bisa membalasnya, yakni air ketuban saat ibu mengandung, air darah saat ibu melahirkan, air susu ibu saat menyusui, air keringat saat ibu mengurusi kita, dan air mata saat ibu mendo’akan. “Karena lima air inilah, Allah meletakkan surga telapak kaki ibu. Untuk itu kita harus mengajarkan anak untuk berbakti kepada orang tua dalam hal ini Ibu,” ujarnya. (oni)

News Feed