oleh

Bhisma Dianggap Pro Pemekaran,Berpotensi Didukung oleh Masyarakat Inbar

INDRAMAYU-Bhisma Panji Dhewanthara SSi Apt berpotensi didukung elemen masyarakat di wilayah Kabupaten Indramayu bagian barat (Inbar).

Bukan tanpa sebab. Pernah menjabat wakil ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Indramayu dalam rangka pembahasan permohonan persetujuan pembentukan calon daerah persiapan (CDP) Kabupaten Inbar, Bhisma dinilai pro pemekaran.

Anggota dewan dua periode asal Desa Cilandak, Kecamatan Anjatan ini juga dianggap sebagai salah satu kandidat yang mempresentasikan atau perwakilan dari masyarakat Inbar.

“Secara personal, kriterianya sebagai wakil masyarakat Inbar sudah cukup terpenuhi. Bhisma Panji Dhewanthara berpotensi didukung oleh khususnya para tokoh Inbar,” kata pemerhati Pilkada asal Kecamatan Haurgeulis, Resmana kepada Radar, kemarin.

Dia mengungkapkan, peran alumnus Jurusan Farmasi Universitas Padjajaran Bandung dalam perjuangan pemekaran lewat jalur legislatif mendapat apresiasi dari para tokoh Inbar.

Hanya saja, sosoknya yang kalem, tenang, cermat dan selalu berhati-hati dalam berucap kata itu memang lebih memilih berada dibalik layar.

Padahal, menurut Resmana, bapak 3 orang anak kelahiran Indramayu, 3 Mei 1982 itu merupakan sosok muda, cerdas, memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam bidang pemerintahan.

Tak cuma itu, fokus perjuangan suami Hj Wiwin W Amd selama menjadi legislator Kota Mangga sangat konsisten di bidang pertanian dan perdagangan.

Karena itu, anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dapat bekerjasama dengan baik terhadap pasangannya apapun nanti posisinya dalam memimpin Indramayu. Bukan cuma memahami berbagai permasalahan masyarakat yang ada, tapi pula dapat menghadirkan solusinya.

“Bhisma saya lihat cukup fleksibel dalam pergaulan. Sehingga bisa menjadi pasangan yang tepat bagi cabup atau cawabup yang memiliki sifat agresif. Karena sejatinya dibutuhkan sifat kepemimpinan yang berbeda untuk saling melengkapi satu sama lain dalam menjalankan roda pemerintahan,” tandas Resmana. (kho)

News Feed