oleh

Semarak Unjung Mbah Buyut Kunang

INDRAMAYU-Pemerintah Desa Ranjeng Kecamatan Losarang menggelar tradisi Unjung Mbah Buyut Kunang, beberapa waktu lalu. Kegiatan dilaksanakan berkat kerja sama dengan salah satu produsen rokok terbesar yang berpusat di Surabaya, Wismilak.

Menurut Kuwu Ranjeng, Ratnadi, tradisi unjung merupakan salah satu tradisi sakral masyarakat di Kabupaten Indramayu yang selalu menjunjung tinggi warisan leluhur. Tradisi unjung diisi dengan kegiatan ziarah serta mendoakan para leluhur di suatu wilayah.

“Setahun sekali kami berkumpul untuk berziarah dan mendoakan leluhur dan sesepuh desa. Tahun ini acara bisa berjalan sukses berkat kerja sama dengan Wismilak,” ungkapnya.

Selain ziarah dan doa bersama, tradisi Unjung Mbah Buyut Kunang juga dijadikan ajang silaturahmi antar warga. Sehingga akan terjalin kekeluargaan dan keakraban di antara warga Desa Ranjeng, bahkan dengan warga sekitar di luar Desa Ranjeng.

“Yang paling utama adalah terjalinnya silaturahmi antar warga. Karena biaya untuk menggelar tradisi unjung juga berasal dari urunan dan gotong-royong seluruh warga,” imbuhnya.

Ratnadi berharap, tradisi ini bisa terus dipertahankan di masa-masa mendatang. Sehingga kelestarian adat istiadat peninggalan leluhur, akan selalu diketahui dan dipahami oleh generasi penerua.

“Tradisi warisan leluhur harus tetap lestari. Termasuk kerja sama dan jalinan silaturahmi dengan Wismilak yang berkomitmen penuh turut serta menjaga tradisi serta adat istiadat dan budaya masyarakat di Kabupaten Indramayu,” tegasnya.

Selain ziarah dan doa bersama, tradisi Unjung Mbah Buyut Kunang Desa Ranjeng Kecamatan Losarang dimeriahkan dengan karnaval rakyat serta pagelaran sandiwara. Acara ini menjadi pesta rakyat dan perwujudan tali silaturahmi dan kekompakan warga dalam menjaga tradisi warisan leluhur. (adv)

News Feed