oleh

Daniel Daftar Cabup lewat PKB

INDRAMAYU-Konstalasi politik di Indramayu terus bergerak dinamis. Sejumlah bakal calon bupati Indramayu bermunculan bak jamur di musim penghujan. Ada muka-muka baru. Muka-muka lama pun banyak yang masih ingin tampil. Kejutan-kejutan bakal terus terjadi menjelang pencalonan bupati dan wakil bupati Indramayu.

Salah satu kejutan adalah munculnya nama Daniel Mutaqien. Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Indramayu dan anggota DPR RI dari Partai Golkar ini, kemungkinan besar akan mendaftar melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk bertarung di Pilkada 2020.

Sejumlah pengurus ormas Pemuda Pancasila (PP), Kamis (5/12), mendatangi kantor DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Indramayu. Mereka adalah Wakil Ketua PP Prasongko, Romadhon alias Tyo (Kabid Usdan), Suhendar (Kabid Hukum dan HAM), serta Ade Rinaldi (ketua Sapma PP).

Prasongko menjelaskan, dirinya ingin mendaftarkan Daniel Mutaqien sebagai calon bupati Indramayu melalui PKB. Hal ini dilakukan karena di Golkar sendiri sampai saat ini belum ada mekanisme pendaftaran. “Jadi kami mendaftarkan Mas Daniel atas nama Pemuda Pancasila dan mewakili generasi milenial,” kata Prasongko.

Dikatakannya, hari ini (kemarin) memang baru melakukan pengambilan formulir. Selanjutnya setelah seluruh berkas persyaratan lengkap, maka akan segera melakukan pendaftaran sebelum batas penutupan.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati DPC PKB Indramayu, H Ibnu Hajar Amin menjelaskan, PKB memang masih membuka pendaftaran bakal calon bupati untuk Pilkada 2020. Dikatakan Ibnu Hajar, sampai saat ini sudah ada delapan orang yang mengambil formulir pendaftaran, baik dari internal PKB maupun dari eksternal.

Diantaranya Ketua PCNU Indramayu, H Juhadi Muhammad, H Abas Assafah, dan sejumlah tokoh lainnya. Meski demikian baru dua orang yang mengembalikan formulir, yaitu Muhammad Sholihin dan H Rasta Wiguna. “Kita masih menunggu pendaftaran sampai dengan tanggal 9 Desember 2019,” kata Ibnu Hajar Amin. (oet)

News Feed