oleh

Gagal Kabur, Dua Maling Motor Nyaris Tewas Dibantai Massa

-Headline, Indramayu-1.926 views

INDRAMAYU-AHLM alias Coky (20) pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) jenis sepeda motor di Desa Anjatan Utara, Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu berhasil ditangkap setelah dikejar korban dan diteriaki maling.

Pelaku yang gugup dan ketakutan terjatuh saat berusaha melarikan diri. Dia langsung menjadi bulan-bulanan massa. Pelaku nyaris dibantai oleh warga yang beringas. Beruntung, nyawa pemuda pengangguran itu berhasil diselamatkan petugas Polsek Anjatan yang sedang melaksanakan patroli dan langsung meredam situasi.

Peristiwa bermula, saat Coky berusaha menggondol sepeda motor Honda Beat Nopol E 6691 QAF yang terparkir di samping sebuah toko mainan di pinggir Jalan Raya Anjatan-Cilandak, Rabu (4/12) sekitar pukul 11.00.

Tidak sendirian, Coky bersama satu pelaku lainnya yang bertugas memantau situasi dan menunggu tidak jauh dari sasaran. Menggunakan kunci leter T, Coky berhasil membuka pengaman dan menuntun sepeda motor warna hitam tersebut.

Sayangnya, baru beberapa meter meninggalkan lokasi aksi Coky ketahuan. Pemilik sepeda motor yang juga karyawan toko mainan itu mengetahui aksi pelaku dari kamera CCTV dan langsung mengejar. Korban dibantu karyawan lainnya lantas memburu pelaku sambil meneriaki maling.

Karuan saja, teriakan di siang hari bolong itu mengundang perhatian warga lainnya yang tanpa komando mengepung dan memukuli pelaku hingga babak belur. Sejumlah warga lainnya berusaha menahan emosi warga dan mengamankan pelaku ke kantor KUA Anjatan. Sementara pelaku yang satu lagi berhasil kabur ke arah Desa Cilandak.

Aksi main hakim sendiri akhirnya bisa dicegah Kapolsek Anjatan, Iptu Ali Anwar Yaghfirin SE beserta Kanit Reskrim Aiptu Sutarko SH dan sejumlah anggota yang tiba di TKP. Pelaku langsung diamankan dan dibawa ke kantor Polsek Anjatan. “Langsung kita amankan ke Polsek, saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh petugas unit Reskrim,” kata Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto SIK Msi melalui Kapolsek Anjatan Iptu Ali Anwar Yaghfirin SE.

Sedangkan identitas satu pelaku lainnya yang berhasil kabur sudah dikantongi petugas. Bekalangan diketahui, kedua pelaku merupakan adik dan kakak ipar. Keduanya diketahui sudah tiga kali melakukan aksi curanmor di 3 lokasi berbeda.

Kapolsek Anjatan, Iptu Ali Anwar Yaghfirin SE memberikan apresiasi kepada masyarakat yang tidak main hakim sendiri. “Masyarakat sudah sadar hukum, emosi tapi masih bisa diredam. Tidak main hakim sendiri sehingga menimbulkan korban jiwa. Dari kejadian ini, kami mengingatkan agar masyarakat selalu waspada dengan tidak memarkir sepeda motor sembarangan meskipun di tempat ramai,” pesannya. (kho)

News Feed