oleh

Deddy Irawan Juara Inovasi BPSDM Jabar

-Indramayu-481 views

INDRAMAYU-Deddy Irawan SSos MAP sukses mengharumkan nama Pemerintah Kabupaten Indramayu. Itu setelah aparatur sipil negara (ASN) yang menjabat sebagai Kepala UPTD Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Wilayah Haurgeulis pada Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Indramayu itu berhasil menyabet juara inovasi alumni kabupaten/kota Badan Pegembangan Sumber Daya Manusia (BPDSM) Provinsi Jawa Barat 2019.

Deddy Irawan menjadi terbaik ke-2 setelah inovasinya dalam Menata Sarana dan Prasarana Lingkungan Kawasan Perumahan dan Pemukiman Menggunakan Gambar 3D di Dusun Kedokan Wungu RT01/05 Desa Limpas Kecamatan Patrol, berhasil memukau dewan juri yang melakukan penilaian.

Inovasi Proyek Perubahan yang dilakukan pria kelahiran Indramayu 11 Juli 1979 itu merupakan tugas akhir dari Pendidikan Kepemimpinan (Diklatpim) III dan IV yang pernah dilakukannya pada tahun 2018 lalu.

Hadiah dan penghargaan menjadi juara 2 dalam inovasi proyek perubahan diserahkan langsung Kepala BPSDM Jawa Barat Muhamad Solihin dalam acara Pameran Juara Inovasi yang berlangsung di Aula BPSDM Jawa Barat, Senin (2/12).

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Indramayu. Terkhusus masyarakat Desa Limpas, jajaran Pemdes Limpas dan Pemerintah Kecamatan Patrol yang memberikan dukungan penuh terhadap proyek perubahan yang saya kerjakan pada tahun 2018 lalu,” terang Deddy.

Dia memaparkan, sebagai peserta Diklatpim, Deddy harus mengimplementasikan proyek perubahan. Lalu muncul gagasan untuk membuat kampung tiga dimensi (3D) di Dusun Kedokan Wungu RT01/05 Desa Limpas, Kecamatan Patrol.

Program ini sejatinya tidak hanya sebagai hiburan serta ajang warga untuk menuangkan ide-ide kreatif dalam bentuk lukisan. Tapi bagaimana memotivasi masyarakat di Desa Limpas untuk menjaga dan memelihara hasil pembangunan. Menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta meningkatkan budaya gotong-royong.

Karena, diketahuinya, pembangunan infrastruktur di Desa Limpas sangat pesat. Pembangunan jalan desa, saluran irigasi sampai jembatan baru gencar dilakukan.

Sementara di sisi lain, masyarakat diharapkan turut menjaga dan memeliharan infrastruktur yang telah terbangun. “Melalui program Kampung 3D ini kebersihan lingkungan permukiman warga juga ikut terpelihara. Karena kan banyak orang yang datang, foto-foto. Warga tentu malu kalau lingkungannya kotor. Perilaku masyarakat yang tadinya kurang bagus jadi bagus,” jelas Deddy.

Tak hanya jalanan. Dinding rumah warga, jembatan, pagar sampai tong sampah juga dilukis dengan rupa-rupa gambar menarik mengusung beragam tema. Seperti pemandangan alam, hewan, kuburan, kubus, zebra cross, jurang, hingga tokoh kartun.

Lukisan berwarna-warni menarik perhatian para pejalan kaki yang menyusuri jalan sepanjang ratusan meter itu. Ruas jalan yang lebarnya sekitar 2,5 meter dihiasi macam-macam lukisan tiga dimensi. Warga yang melintas banyak yang berswafoto atau selfie.

Tidak hanya di Dusun Kedokan Wungu, aksi melukis gambar 3D juga menyasar gang-gang serta jembatan lain di desa seluas 510 hektare dengan jumlah penduduk 5046 jiwa itu.

Kuwu Desa Limpas Tato mengatakan, karya seni itu dibuat tangan-tangan terampil para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Bersatu serta aparat desa dan masyarakat setempat. Mereka bahu-membahu menjadikan jalanan gang permukiman itu bernilai artistik. Warga juga swadaya membeli bahan-bahan yang dibutuhkan seperti cat, kuas dan lainnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Wahidin mengatakan, inovasi proyek perubahan yang dilakukan oleh ASN Indramayu ini langsung diterima oleh masyarakat dan telah dinikmati hasilnya.

Sementara itu, Camat Patrol Teguh Budiarso menyatakan, dengan inovasi proyek perubahan menata lingkungan menggunakan gambar 3D mampu merubah hidup masyarakat Desa Limpas menjadi lebih peduli terhadap kebersihan dan keasriannya. “Saya berharap dampak positif ini akan terus hadir ditengah masyarakat karena lingkungannya telah ditata,” kata Teguh. (kho)

News Feed