oleh

Kiai Syathori Pernah Jadi Anggota DPRD, Layak Gantikan Supendi

INDRAMAYU-KH Moh Syathori SHI MA dinilai layak maju Pilkada Indramayu 2020. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu ini dinilai menjadi representasi atau perwakilan dari masyarakat Indramayu Barat (Inbar).

Ketokohan serta popularitas pendiri Yayasan sekaligus pengasuh pondok pesantren Al Amin Kemped, Kecamatan Kandanghaur ini sepadan dengan bupati Indramayu nonaktif, Drs H Supendi MSi yang berasal dari Kecamatan Bongas.

“Di Inbar yang sepadan dengan ketokohan Pak Supendi hanya Pak Kiai Syathori. Sehingga beliau sangat layak menggantikan Pak Supendi menjadi kepala daerah,” tegas Waryono, tokoh masyarakat Kecamatan Kandanghaur kepada Radar Indramayu, kemarin (27/11).

Sama halnya dengan Supendi, lanjutnya, Kiai Syathori juga dinilai paling memahami tipologi dan karakter masyarakat Inbar dibanding kandidat lain. Syathori memiliki komunikasi yang koperatif, serta kedekatan emosional  terhadap seluruh komponen masyarakat di Inbar.

Waryono menyatakan, munculnya nama KH Moh Syathori SHI MA sebagai kandidat calon bupati dan wakil bupati Indramayu, langsung direspons antusias masyarakat Inbar.

Bahkan dukungan langsung mengalir, agar pendiri Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Al Amin itu maju dalam pesta demokrasi Pilkada Indramayu 2020 nanti.

“Tidak hanya dari para tokoh Inbar saja, elemen masyarakat lain seperti petani, nelayan, ulama, pamong desa, ibu-ibu jamiyah sampai akademisi juga mendukung beliau,” katanya.

Rekam jejak dan kiprah Moh Syathori di kancah organisasi sosial kemasyarakatan menjadi satu nilai positif tersendiri yang dimilikinya. Dia merupakan contoh publik figur yang low profil karena tingkat penerimaannya cukup baik di masyarakat.

Pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Moh Syathori cukup lentur dalam pergaulan politik, sehingga kehadirannya mudah diterima partai politik maupun birokrasi. (kho)

 

News Feed