oleh

Eryani Sulam : Petani dan Nelayan Harus Sejahtera

INDRAMAYU-Kabupaten Indramayu memiliki potensi besar di bidang pertanian dan perikanan. Produksi padi daerah ini selalu surplus setiap tahun. Begitu juga produksi perikanan Indramayu, selama ini menyumbang 40 persen kebutuhan ikan Jawa Barat.

Sayang potensi di kedua bidang tersebut tidak sebanding dengan tingkat kesejahteraan petani dan nelayan. Petani dan nelayan Indramayu sebagian besar masih jauh dari sejahtera.

“Kesejahteraan petani dan nelayan memang harus menjadi perhatian kita semua,” kata H Eryani Sulan MSi, anggota DPRD Jawa Barat dari Partai Nasdem.

Dikatakan Eryani, sejauh ini sebenarnya sudah ada upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, serta memproteksi mereka. Diantaranya melalui Perda Perlindungan Nelayan serta asuransi bagi petani. Namun kenyataan di lapangan ternyata masih belum sesuai harapan.

“Masalah asuransi bagi petani sejauh ini masih belum optimal. Harapan kami petani bisa menerima langsung manfaat dari asuransi. Misalnya, terkait petani yang mengalami gagal panen atau puso, harus segera mendapatkan ganti rugi,” tuturnya.

Dikatakannya, sektor pertanian di Kabupaten Indramayu harus tetap dipertahankan jangan sampai tergerus industry. Apalagi Indramayu merupakan daerah lumbung pangan. Ia berharap pemerintah bisa menemukan solusi, agar ketika panen raya harga tidak jatuh. “Pemerintah harus hadir pada saat panen raya, agar harga gabah tidak hatuh dan petani pun akan menikmati hasilnya,” ujarnya.

Eryani juga berharap sektor pertanian terus dipertahankan dengan cara melakukan sosialisasi kepada kaum milenial, bahwa sektor pertanian itu sangat menjanjikan kalau dikelola dengan benar. Pasalnya, saat ini ada kecenderungan sektor pertanian tidak lagi diminati olah anak-anak muda.

“Saya kira MUI juga bisa berperan dalam mendukung pengembangan sector pertanian. Misalnya dengan melakukan sosialisasi bahwa bertani itu berkah, halal dan menghasilkan,” tuturnya. (oet)

News Feed