oleh

Bawaslu Buka Pendaftaran Panwascam

INDRAMAYU-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Indramayu bakal membuka rekrutmen Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Dibutuhkan sebanyak 93 orang yang akan bertugas di 31 kecamatan se-Bumi Wiralodra. Pendaftaran Panwascam mulai dibuka pada 27 November hingga 3 Desember 2019 mendatang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu, Nurhadi SPd didampingi Koordinator Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia, Yati Nurhayati mengungkapkan, tahapan sosialisasi rekrutmen Panwascam sudah dimulai pada 6-12 November 2019.

Selanjutnya, Bawaslu akan melakukan pengumuman pendaftaran mulai dilakukan pada 13-26 November 2019. Dilanjutkan masa pendaftaran dan penerimaan berkas yang sekaligus juga dilakukan penelitian kelengkapan berkas persyaratan administrasi pada 27 November-3 Desember 2019.

Bila dimungkinkan, lanjutnya, Bawaslu dapat melakukan pengumuman perpanjangan waktu pendaftaran pada 5 Desember 2019. Penerimaan berkas pendaftaran di masa perpanjangan waktu dilakukan pada 6-10 Desember, sekaligus dilakukan penelitian administrasi berkas pendaftaran di masa perpanjangan. Pada tanggal 12 Desember 2019, akan dilakukan pengumuman hasil penelitian berkas administrasi.

Dalam tahapan perekrutan Panwascam Pilkada 2020, tanggapan dan masukan masyarakat juga dibutuhkan pada prosesnya yang dilaksanakan pada 12-15 Desember 2019. Calon petugas yang sudah mendapatkan tanggapan baik dari masyarakat, akan melakukan tes tertulis pada 13-17 Desember 2017.

Tak cukup dengan tes tulis, calon petugas pengawas pemilu juga harus melakukan tes wawancara yang akan dilaksanakan pada 13-17 Desember 2019. Adapun untuk hasil tes wawancara akan diumumkan pada 18 Desember 2019. Setelah dinyatakan lulus, Panwascam akan dilantik pada tanggal 20-21 Desember 2019.

“Bawaslu Kabupaten Indramayu mengimbau para pemuda terbaik Indramayu bergabung dan mendaftarkan diri untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Pilkada 2020. Hal ini bertujuan agar tercipta pemilihan kepala daerah yang adil, berintegritas, dan menemukan pemimpin yang diidamkan oleh rakyatnya,” kata Nurhadi.

Sebelumnya, Bawaslu juga menggelar acara Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) yang diikuti 90 peserta, selama lima hari dari Selasa-Sabtu (12-16/11), di Aula Islamic Center Indramayu.

Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubal, Supriadi SHI menjelaskan, program SKPP ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat mengawasi tahapan pemilu. Khususnya, kaum muda dalam melakukan pencegahan terhadap potensi pelanggaran pemilu maupun pilkada.

“Sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan peran masyarakat dalam hal pengawasan Pemilu. Apalagi tahun depan, kita akan menyelanggarakan Pilkada serentak,” katanya.

Ditegaskan Supriadi, tujuan akhir dari kegiatan sekolah pengawasan ini adalah peserta akan langsung terjun ke lapangan mengawasi tahapan Pilkada Serentak 2020. (kho)

News Feed