oleh

PT PDSI Perdayakan Masyarakat Pengrajin Sapu Tepes di Indramayu

Desa Mundu, adalah merupakan wilayah ring 1 kantor PDSI Area Jawa yang terletak di Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Desa ini dilalui oleh jalan penghubung Karangampel dengan Jatibarang yang membelah dari Barat ke Timur. Secara tradisional pada awalnya Kecamatan Karangampel  merupakan kawasan pertanian, namun seiring dengan laju urbanisasi menjadikan lahan pertanian menjadi kawasan perumahan serta kemudian berkembang menjadi kawasan industri dan bisnis.

Pada wilayah ini, banyak warga masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada pembuatan sapu berbahan tepes (sabut kelapa). Pola pembuatannya sangat bergantung pada air, di mana bahan baku yang berasal dari sabut kelapa harus direndam terlebih dahulu sebelum diolah lebih lanjut. Permasalahan muncul kemudian bahwa para pengrajin  terlanjur terbiasa mencari jalan mudahnya melakukan perendaman tepes dengan memanfaatkan selokan umum yang sudah ada. Selokan di pinggir-pinggir jalan digunakan sebagai tempat merendam sabut kelapa.

Hal ini menimbulkan dampak lingkungan berupa bau yang tidak sedap, banjir di lingkungan perendaman dan juga menyebabkan gangguan kesehatan warga seperti gatal-gatal karena air selokan dimanfaatkan juga untuk kegunaan yang lain seperti MCK. Bertahun-tahun hal ini dilakukan sehingga seolah telah menjadi biasa dan tidak menimbulkan masalah apapun. Mindset telah terlanjut terbentuk, pola tersebutlah satu-satunya cara dalam melakukan produksi sapu tepes.

Dibutuhkan solusi agar proses perendaman produksi sapu tetap bisa berjalan namun keselamatan dan kenyamanan lingkungan tetap terjaga. Pengrajin  sapu tepes  perlu dicarikan alternative dalam  metode atau sarana perendaman yang murah dan mudah pemakaiannya. Selain itu diperlukan pula edukasi yang mengacu pada kepedulian lingkungan, usaha pemberdayaan dan pengembangan masyarakat.

Program CSR PDSI

Sebagai bentuk kepedulian perusahaan di bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar, PDSI hadir memberikan solusi bagi warga masyarakat pengrajin sapu tepes yang berada di wilayahnya tersebut.

Adapun tujuan dari adanya program ini adalah

  1. Mengembangkan produk unggulan dan diversifikasi produk dari kelompok Sapu Tepes di Indramayu.
  2. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam proses pemberdayaan masyarakat di Indramayu.
  3. Penguatan kelembagaan yang sudah terbentuk agar bisa mandiri di kemudian hari.

Dalam sambutannya pada pembukaan program pelatihan ini pada Rabu 13/11), Corporate Secretary PT.PDSI Ibu Indah menyampaikan bahwa dari program CSR ini diharapkan akan dapat menghasilkan masyarakat terampil dan dapat mengingkatkan ekonomi masyarakat menjadi lebih baik lagi.

Dari sisi hubungan eksternalnya, Pak Syahrudi dari PDSI Mundu menambahkan bahwa dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk menyambung silaturahim antar masyarakat dengan pihak PDSI, Sambutan hangat dari pihak desa dan kelompok menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya bahwa ternyata masih ada perusahaan yang sangat peduli dengan masyrakatnya, selain itu juga karena hanya  PDSI yang mau membina kelompok yang kedepan akan terus berkembang menjadi lebih baik lagi.

Sementara itu Muhamad Saefrudin dan Tim SUN Foundation selaku tim implementasi lapangan dalam sambutannya menambahkan dengan adanya program ini tentunya menjadi dukungan moral Stakeholder Engagement terhadap perusahaan manjadi lebih kuat dan antusiasme masyarakat menjadi lebih baik, selain itu dengan adanya program CSR ini tentunya kami berharap agar dapat membantu perusahaan turut serta lebih besar lagi dalam pencapaiannya untuk berkkontribusi terhadap Sustainable Development Goals.

News Feed