oleh

Masjid Kuno Bonda Jadi Perhatian Pemda

INDRAMAYU- Pemerintah Kabupaten Indramayu mendukung untuk mengembalikan bentuk asli dari Masjid Kuno Bondan.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Indramayu Taufik Hidayat saat berkunjung ke Masjid Kuno Bondan, belum lama ini.

Dalam kesempatan itu, Taufik mengatakan, keberadaan Masjid Kuno Bondan (Masjid Darussajidin) menjadi masjid tertua di Kabupaten Indramayu merupakan cagar budaya nasional yang diakui Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten, mengundang perhatian dari yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah. “Masjid merupakan bukti peradaban Islam di Indramayu,” katanya.

Untuk itu, lanjutnya, pemkab akan turut serta menjaga. “Melihat dari bukti di momolo (kubah) masjid ini berdiri sejak tahun 1414 masehi. Lokasinya yang dekat dengan bantaran Sungai Cimanuk, masjid kuno menjadi bukti masuknya agama Islam pertama kali di Indramayu,” kata Taufik.

Pemkab Indramayu, sambungnya, akan membantu proses rekonstruksi ulang bangunan masjid kebentuk semula, sesuai bentuk aslinya pada saat berdiri di tahun 1414 masehi.

“Masjid ini jadi kebanggaan masyarakat dan Pemda Indramayu, meskipun sebagian bangunan mengalami perubahan, tapi bangunan inti masjid masih seperti bangunan aslinya,” katanya. Taufik berharap, keberadaan masjid bisa terus terjaga sehingga menjadi aset cagar budaya di Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, Petugas Pemelihara Bangunan Masjid dari BPCB Banten, Mistara mengatakan,  dalam proses pemugaran area masjid untuk merekontruksi bangunan seperti semula butuh kajian lebih detail dari tim ahli dari BPCB Banten. “Butuh proses panjang untuk dapat mengembalikan kontruksi bangunan seperti semula. Perlu kajian-kajian dari tim ahli, dan dukungan dari pemerintah daerah, sebagai salah satu cagar budaya terdaftar di BPCB Banten Masjid Kuno Bondan, harus dijaga bentuk-bentuk keasliannya,” ujarnya. (oni)

News Feed