oleh

Diskanla Gelar Sosialisasi Asuransi Nelayan Mandiri

INDRAMAYU –  Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu menggelar sosialisasi asuransi nelayan mandiri dan BPJS ketenagakerjaan.

Bertempat di aula KUD Misaya Mina Eretan, Kecamatan Kandangahur, sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada nelayan betapa pentingnya mengikuti asuransi ketenagakerjaan  mengingat kerja nelayan sangat berbahaya.

Kepala Diskanla Kabupaten Indramayu Ir H Abdul Rosyid Hakim menjelaskan, jumlah nelayan di Kabupaten Indramayu sebanyak 37.616 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 15.717 orang telah terlindungi oleh asuransi nelayan. Merekapun telah merasakan manfaat dari asuransi nelayan tersebut.

“Sejak tahun 2016, nelayan Indramayu yang terproteksi oleh asuransi telah merasakan manfaatnya. Para nelayan telah menerima polis asuransinya. Setiap tahun kita terus menyisir para nelayan untuk masuk dalam kepesertaan asuransi nelayan,” terang dia.

Diawal-awal pemberlakukan asuransi, sebut dia, kepesertaan nelayan baru mencapai 5.180 orang. Jumlahnya terus meningkat pada tahun 2017 yakni sebanyak 7.706 orang. Seterusnya di tahun 2018 mencapai 1.199 orang, dan tahun 2019 ini mencapai 1.632 orang nelayan.

“Jumlahnya memang fluktuatif, kita terus upayakan agar nelayan Indramayu memiliki asuransi yang melindunginya. Mereka memiliki resiko tinggi karena bekerja di lautan, bahkan nelayan Indramayu melaut sampai perairan Papua,” ungkap akim.

Sementara itu Kepala Seksi Pendampingan Nelayan Kecil pada Diskanla Indramayu, Rachmat Yuliyanto menambahkan, sejak asuransi nelayan diberlakukan pada tahun 2016 sampai dengan saat ini klaim yang telah dibayarkan mencapai Rp5.364.775.300,-.

Rinciannya pada tahun 2016 klaim yang telah dibayarkan mencapai Rp3.404.775.300,- kemudian tahun 2017 mencapai Rp1.260.000.000,- selanjutnya tahun 2018 mencapai Rp640.000.000,- dan tahun 2019 ini baru Rp60.000.000. (kho)

 

News Feed