oleh

Pemdes Bangodua Salurkan Dana Baznas

INDRAMAYU– Pemerintah Desa Bangodua (Pemdes) Bangodua, Kecamatan Bangodua salurkan dana Baznas Kabupaten Indramayu, dan mengajak masyarakat Bangodua sadar zakat,  Jumat (25/10).

Bertempat di Kantor Kuwu Bangodua, sebanyak 8 paket sembako dan 8 paket santunan bagi anak yatim diserahkan kepada masyarakat jompo dan anak yatim yang berhak mendapatkan santunan. Kegiatan tersebut dihadiri forum komunikasi pimpinan kecamatam (forkopimcam) Kecamatan Bangoduan, pemilik toko dan pemilik huller di wilayah Bangodua.

Plt Camat Bangodua, Soidin mengatakan, penyaluran dana zakat menjadi rutinitas tahunan Baznas Kabupaten Indramayu yang menjadi pengumpul zakat profesi dari ASN di Kabupaten Indramayu. Penyalurannya langsung ke desa-desa.

“Sebelumnya pemerintah desa sudah mendata siapa saja warga yang berhak menerima zakat, mulai dari jompo, orang miskin, anak yatim, guru ngaji, iman musala dan masjid, sekarang tinggal penyalurannya saja,” kata Soidin pada Radar.

Dikatakan Soidin sebagai upaya Pemcam Bangodua  menyukseskan program baznas, dalam menegoptimalkan potensi zakat yang masih belum tergali secara maksimal, yang bersumber dari zakat perdagangan dan pertanian. Soidin mengimbau kepada pemilik toko dan pemilik pabrik penggilingan gabah (huller) agar mulai memperhatikan zakat harta dari hasil usaha.

“Sengaja menghadirkan pemilik usaha toko dan huller, mereka mengetahui dana zakat yang terkumpul pada baznas akan disalurkan kembali kemasyarakat yang kurang mampu. Kta melihat zakat dari hasil pertanian dan bidang usaha lainnya yang sektor niaga sangat potensial sekali agar peroleh dana zakat baznas bisa naik, maka semakin banyak masyarakat yang kurang mampu dapat bantuan dari baznas,” ujarnya.

Sementara itu, Kuwu Bangodua Edi Sukamto menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Indramayu yang sudah memberikan bantuan paket sembako dan santunan fakir miskin, jompo, dan anak yatim. Bantuan santunan yang diterima masyarakatnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup selama beberapa ke depan.

Sebagai pemerintah desa, Edi mengatakan akan turut serta menyukseskan program pemerintah daerah dalam mendokrak perolah baznas, dari hasil perniagaan dan pertanian.

“Jelas kita akan himbau kepada masyarakat yang sudah mampu, dari para pedagang dan petani agar bisa menyisihkan sebagian penghasilannya pada basnaz, kehadiran pemilik usaha dan heler saat pembagian zakat menyakinkan mereka mempercayakan pengelolaan zakat pada baznas,” ujarnya. (oni)

 

News Feed