oleh

Kodim 0616 Indramayu Gelar BSMSS Tahun 2019

INDRAMAYU-Plt Bupati Indramayu H Taufik Hidayat SH membuka pelaksanaan kegiatan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Kodim 0616/Indramayu tahun 2019 di Desa Karang Tumaritis Kecamatan Haurgeulis, Kamis (24/10).

Acara pembukaan ditandai dengan penyerahan sekop dan cangkul kepada perwakilan masyarakat dan anggota TNI serta diwarnai pelepasan balon keudara.

Turut menyaksikan Danrem 063/SGJ Cirebon Kolonel ARM Maryudi SSos, Dandim 0616/Indramayu Letkol CZI Aji Sujiwo SH MSi serta Kapolres Indramayu AKBP M Yoris MY Marzuki.

“Pemkab Indramayu sangat mendukung kegiatan ini. BSMSS merupakan wujud nyata peran serta TNI secara langsung kepada masyarakat. Memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan dan perkembangan ekonomi yang cukup signifikan, menggenjot pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakatnya,” terang Taufik Hidayat.

Tak kalah penting, lanjutnya, melalui BSMSS ini dapat memberdayakan masyarakat di perdesaan demi terwujudnya ketahanan wilayah yang tanguh guna keutuhan NKRI.

Mantan ketua DPRD Kabupaten Indramayu ini menjelaskan, BSMSS adalah program pembangunan berbasis gotong-royong. Karena di dalamnya kegiatan yang dilakukan oleh prajurit TNI tersebut juga melibatkan elemen masyarakat, Polri dan pemerintahan daerah dalam setiap pelaksanaannya.

“Keberadaan TNI sangat membantu masyarakat, salah satunya melalui program BSMSS yang menyelesaikan percepatan pembangunan di suatu wilayah secara bergotong-royong. Mempercepat pembangunan Desa Karang Tumaritis,” katanya.

Sebelumnya, Dandim 0616/Indramayu Letkol CZI Aji Sujiwo SH MSi dalam laporannya menyebutkan, kegiatan BSMSS berlangsung selama 14 hari sampai dengan 6 November 2019 mendatang. Melibatkan personel sebanyak 150 orang terdiri dari anggota TNI dan unsur pendukung. Diantaranya masyarakat wanra, Pemda dan KBT. Adapun sasaran BSMSS, yaitu fisik dan dan nonfisik. “Untuk kegiatan fisik ada 3 kegiatan utama yaitu melakukan pengerasan Jalan Julung dengan panjang 5000 meter dan lebar 5 meter,  penerangan jalan umum (PJU) sebanyak 40 titik, rehab rutilahu sebanyak 25 unit, dan rehab jembatan dengan panjang 3 meter lebar 2 meter,” ungkap Aji.

Sementara untuk kegiatan nonfisik, lanjutnya, meliputi pelayanan adminduk, donor darah, pembuatan SIM, pasar murah, pengobatan masal, pelatihan industri rumah tangga, pelayanan KB, penanggulangan kebencanaan, dan wawasan kebangsaan. (kho)

News Feed