oleh

Ajak Nelayan Tangkal Paham Radikal

INDRAMAYU- Direktorat Polairud Polda Jabar yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban perairan laut dan pantai, juga menyambangi masyarakat yang bermukim di pesisir pantai.

Salah satunya menyambangi masyarakat pesisir Desa Sukahaji dan Bugel Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu. Di wilayah itu, Ditpolairud Polda Jabar menemui warga yang mayoritas nelayan dengan menggelar acara di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Rabu (23/10).

Hadir dalam acara itu, Kasi SAR Binmas Air dan Potdirga Kompol Kondar Simamora SH mewakili Direktur Polairud Polda Jabar Kombes Pol Widi Handoko, Camat Patrol Teguh Budiarso SSos, pemdes, Ketua TPI H Thamrin dan MUI.

Di hadapan ratusan nelayan, Kondar Simamora menjelaskan tentang ancaman gerakan kelompok paham radikal atau anti Pancasila. Ia mengajak warga turut berperan serta menangkal gerakan paham tersebut. Menurutnya, jaringan kelompok radikal lebih memilih tinggal di pemukiman padat penduduk. Oleh karena itu, pihaknya menyambangi masyarakat pesisir, karena bisa saja jaringan radikal memilih tempat tinggalnya di pemukiman nelayan.

Untuk mencegah berkembangnya paham radikal, sambungnya, perairan laut dan pantai juga menjadi perhatian Polisi. Terutama pemukiman penduduk di wilayah pesisir.

“Bisa saja dari jaringan kelompok radikal itu memilih tempat tinggal sementara atau ngontrak rumah di pemukiman nelayan. Oleh karenanya, kami mengajak warga nelayan untuk mewaspadai, jika ada orang baru yang tidak dikenal datang dan ingin tinggal disitu. Tanyakan apakah sudah melapor ketua RT atau panggil Pak RT nya, bila perlu laporkan ke Babinmas atau Babinsa setempat,” paparnya.

Selain mengajak warga untuk bersama menangkal jaringan paham radikal, pada acara tersebut Ditpolairud Jabar memberikan bendera merah putih dan teks Pancasila yang ditaruh dalam bingkai. Pemberian bendera dan teks Pancasila itu, kata Kondar, untuk menggugah jiwa patriotisme masyarakat.

Pada kesempatan itu juga, Camat Patrol Teguh Budiarso, memberikan hadiah kepada warga yang hafal teks Pancasila.

Kepada warga nelayan, Dipolairud Polda Jabar juga memberikan bantuan alat pelampung dan sembako. Kondar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program Quick Win 1 penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti Pancasila. (kom)

News Feed