oleh

Suwarto Siap Mengubah Indramayu, Niat Ibadah, Janji Tidak Ambil Gaji dan Tunjangan

INDRAMAYU-Menjelang pemilihan bupati Indramayu 2020, sejumlah kandidat mulai bermunculan. Namun diantara sekian kandidat yang beredar, H Suwarto sepertinya paling serius. Ia mempunyai keinginan untuk mengubah Indramayu menjadi lebih baik. Dukungan dari masyarakat terhadap pengusaha perikanan ini pun terus mengalir.

“Kalaupun saya maju atas dukungan masyarakat, saya semata-mata niat untuk beribadah. Saya maju bukan ingin mencari harta maupun kekuasaan. Saya hanya ingin merubah Indramayu menjadi lebih baik,” ujar juragan kapal ini kepada Radar Indramayu, Rabu (23/10).

Sebagai konsekuensi, Suwarto bahkan menyatakan tidak akan mengambil hak keuangan seperti gaji maupun tunjangan lainnya apabila terpilih. Uang tersebut, nantinya akan dikelola, untuk disalurkan kepada warga miskin atau anak yatim.

Suwarto mengakui, kalau menjadi pemimpin itu berat. Karena harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan kepada Allah SWT. Namun karena diniati untuk ibadah, dirinya akhirnya mantap untuk maju dalam pemilihan bupati. “Saya terketuk hatinya, ingin membangun Indramayu dengan niat ibadah,” tandasnya.

Suwarto menambahkan, tujuan akhir yang ingin dicapai sebenarnya adalah Indramayu yang baldhatun toyibbatun warobbun ghofur. Yaitu daerah yang baik dengan ampunan Allah SWT. “Jadi yang harus diperhatikan adalah bagaimana melayani masyarakat dengan baik, dan menciptakan pemerintahan yang bersih,” ujarnya.

Ditambahkan Suwarto, dalam ajaran Islam juga dikatakan, apabila seseorang melihat sesuatu yang kurang baik diam saja, padahal ia memiliki kemampuan untuk mengubahnya, maka itu merupakan dosa besar. “Jadi sekali lagi saya tegaskan, saya ingin maju hanya niat untuk beribadah. Niat untuk menjadikan Indramayu maju. Indramayu yang lebih baik,” ungkapnya.

Suwarto juga mengakui, kalau para pemimpin sebelumnya juga sudah berbuat baik untuk Indramayu. Meski demikian, ia bertekad untuk memperbaiki kekurangan yang masih ada. Ia ingin masyarakat Indramayu merasakan kehadiran seorang pemimpin. Masyarakat harus merasa dilindungi, diperhatikan dan diayomi. “Rakyat adalah raja, jadi harus kita layani. Biarkan rakyat mengontrol kita,” tandasnya.

Suwarto saat ini tengah mengikuti proses penjaringan bakal calon bupati Indramayu 2021-2016 di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dikatakannya, saat ini masih dilakukan survei dan diharapkan pada bulan Januari sudah ada keputusan.

”Politik itu dinamis ya. Yang pasti untuk saat ini saya masih mengikuti penjaringan di PDI Perjuangan. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya,” tegasnya. (oet)

News Feed