oleh

Kapolres dan Kadinkes Indramayu Kunjungi Rumah Anak Nelayan Penderita Skiolosis

Sakit skiolosis yakni kelainan tulang belakang yang diderita Suneni (17) mendapat perhatian dan respons dari pejabat di Indramayu. Rencananya, anak nelayan itu akan dibawa ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk segera dioperasi.

KOMARUDIN KURDI, Patrol

KEDUA orang tua Suneni yakni Antoni (52) dan Surniti (45) tidak kuasa menahan haru dan bahagia saat Kapolres Indramayu AKBP HM Yoris MY Marzuki SIK bersama Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Indramayu dr H Deden Boni Koswara MARS mendatangi kediaman mereka di RT 05/01 Dusun Kongsi Desa Sukahaji Kecamatan Patrol, kemarin. Pasalnya, haparan Antoni dan Surniti yang ingin putrinya bisa dioperasi, akhirnya terkabulkan. Atas bantuan Kapolres Indramayu, remaja putri itu akan dibawa ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk menjalani operasi.

Kapolres Yoris sengaja ingin melihat kondisi Suneni yang terbaring lemas di kasur kecil di ruang tamu yang terlihat sempit. Setelah melihat kondisi Suneni, Kapolres Yoris merasakan prihatin atas penyakit yang dideritanya itu. Mengetahui orang tuanya tidak mampu untuk membiayai pengobatan anaknya, pihaknya kemudian memberikan bantuan.

Kepada orang tua Suneni, Kapolres Yoris mengutarakan kedatangannya bersama Kadinkes, yakni ingin membawa Suneni ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk diobati dan dioperasi.

“Kami bersama Dinkes Indramayu sudah menghubungi pihak RS Hasan Sadikin Bandung, agar saudari Suneni bisa segera dioperasi. Alhamdulillah, cepat direspons dan kini pihak rumah sakit menunggu kedatangan Suneni untuk dilakukan operasi. Dari Dinkes Indramayu akan menyiapkan proses pemberangkatannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kadinkes Indramayu, dr Deden Boni Koswara mengatakan, tahun 2017 lalu, Puskesmas Patrol sudah melakukan tindakan terhadap Suneni. Kemudian, merujuknya ke RS Hasan Sadikin. “Setelah melihat kondisi saudari Suneni, kami akan secepatnya membawanya ke RS Hasan Sadikin untuk dilakukan operasi. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Pak Kapolres, karena beliau ikut membantu mempercepat proses ini. Pak Kapolres menghubungi pihak RS Hasan Sadikin agar proses operasi bisa dipercepat,” kata Deden.

Selain Kapolres dan Kadinkes, terlihat dalam rombongan Tim Medis Rumah Sakit Bhayangkara Losarang, Camat Patrol Teguh Budiarso SSos, Kepala UPTD Puskesmas Patrol Daud SKM, Petugas Polesk dan Koramil Patrol serta Pemdes Sukahaji.

Seperti diberitakan sebelumnya, Suneni diketahui menderita skoilosis sejak usia 15 tahun. Orang tuanya kemudian rutin memeriksakan anaknya itu ke rumah sakit dengan biaya gratis, karena memiliki Kartu BPJS KIS. Karena penyakit skoilosis yang diderita anaknya itu membutuhkan penanganan khusus, Suneni lalu dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung. Pihak rumah sakit kemudian menyarankan agar Suneni dioperasi. Hanya tindakan operasi tersebut belum juga dilakukan. Akibat penyakit yang dideritanya, Suneni kini mengalami kelumpuhan. (*)

News Feed