oleh

PKM UNJ-Wandik Gelar Workshop Pembelajaran Afektif

INDRAMAYU-Puluhan guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di Kabupaten Indramayu, mengikuti workshop pendidikan di Aula SMP Negeri 1 Indramayu, Senin (21/10).

Kegiatan ini merupakan kerja sama Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta (PKM UNJ), Dinas Pendidikan serta Dewan Pendidikan (Wandik) Kabupaten Indramayu.

Rektor UNJ, Dr Komarudin MSi menjadi salah satu narasumber pada kegiatan ini. Menurutnya, pembelajaran dengan penilaian afektif menjadi hal penting dewasa ini. Terlebih, untuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN).

“Kalau dahulu guru hanya menerapkan pembelajaran kognitif, yang berbasis pada kemampuan berpikir dan kinerja otak semata. Namun saat ini, guru juga dituntut untuk bisa menerapkan dan mengembangkan pembelajaran dengan penilaian afektif,” tuturnya.

Pembelajaran afektif, lanjutnya, merupakan pembelajaran yang berkaitan dengan sikap dan nilai. Pembelajaran ini mencakup watak perilaku seseorang, seperti perasaan, minat, sikap, emosi serta nilai.

“Hasil dari pembelajaran afektif akan tampak pada tingkah laku peserta didik. Tingkah laku ini, merupakan sesuatu hal yang menjadi modal dasar dalam kehidupan suatu bangsa,” lanjut pria kelahiran Jatibarang Kabupaten Indramayu ini.

Lebih rinci, ia menjelaskan, hasil pembelajaran afektif menjadi lima tingkatan. Diantaranya adalah menerima atau memperhatikan, menanggapi dengan berpartisipasi aktif, menilai atau menghargai, mengatur dan mengorganisasikan, hingga karakterisasi suatu nilai.

“Tingkatan pertama adalah hanya menerima atau memperhatikan. Sementara tingkatan tertinggi yakni mampu mengkarakterisasikannya menjadi sebuah nilai,” jelas Rektor UNJ periode 2019-2023.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Indramayu Dr H Suhaeli MSi berharap, kegiatan ini akan mampu meningkatkan kompetensi guru SMP, khususnya mata pelajaran PPKN. Terlebih dalam upaya pengembangan instrumen pembelajaran dengan penilaian afektif di Kabupaten Indramayu.

“Tujuan utamanya adalah memberikan materi penguatan kepada guru. Sehingga mereka mampu menerapkan, bahkan mengembangkan pembelajaran dengan penilaian afektif,” tegasnya.

Selain Rektor UNJ Dr Komarudin MSi dan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Indramayu Dr H Suhaeli MSi, turut menjadi nara sumber Dosen Fakultas Ilmu Sosial UNJ Dr Sarkadi MSi, dengan Asep Rudi Casmana SPd MA selaku moderator. Sementara sambutan pembuka disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu H Supardo MPd. (dun)

News Feed