oleh

Pinalti Kontroversi Singkirkan Karangampel

INDRAMAYU-Pertandingan sepakbola Bupati Cup U-18 tahun 2019 yang berlangsung di Stadion Tridaya Indramayu, Senin (21/10), menampilkan dua pertandingan. Pertandingan pertama antara Kecamatan Sindang melawan Kecamatan Karangampel, yang akhirnya dimenangkan Sindang dengan skor 2-1. Sedangkan pertandingan kedua antara Kecamatan Indramayu versus Kecamatan Sukra, dimenangkan Indramayu dengan skor telak 4-0.

Pertandingan menarik tersaji di partai pertama antara Kecamatan Sindang kontra Kecamatan Karangampel. Kedua tim memiliki kekuatan yang berimbang, dengan permainan yang cukup lumayan. Kecamatan Sindang sempat unggul 1-0 namun kemudian dibalas oleh Karangampel, sehingga babak pertama skor imbang 1-1.

Memasuki babak kedua, kedua tim berupaya untuk mencetak gol kemenangan. Sejumlah peluang tercipta dari kedua tim, namun gagal berbuah hadi gol. Namun petaka datang bagi tim Kecamatan Karangampel, ketika 1 menit menjelang pertandingan berakhir, wasit menunjuk titik putih. Protes keras datang dari para pemain Karangampel, termasuk pelatih Kusnadi. Mereka mengaku kecewa atas keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti menjelang pertandingan berakhir.

“Terus terang saya kecewa atas keputusan wasit. Saat itu asisten wasit yang lebih dekat saja tidak mengangkat bendera, tanda adanya pelanggaran di kotak penalti. Tapi wasit yang posisinya agak jauh justru langsung menunjuk titik putih. Kami sangat kecewa karena anak-anak sudah tampil bagus, tapi harus tersingkir dengan cara seperti ini,” ungkapnya kesal.

Panitia Pertandingan, Drs Slamet Waluyo mengatakan, keputusan wasit memang mutlak dan harus ditaati. Terlepas dari adanya kontroversi, ia menilai kalau kedua tim sudah tampil maksimal dan cukup bagus. (oet)

News Feed