oleh

Doa Bersama untuk Kelancaran Perbaikan Tanggul

INDRAMAYU – Warga sekitar Sungai Cimanuk di Kecamatan Kertasemaya menggelar doa bersama, Senin (14/10). Doa tersebut agar alat berat yang sering disfungsi saat pengerjaan perbaikan tanggul Sungai Cimanuk di Blok Rengaspayung, Desa/Kecamatan Kertasemaya, tidak terjadi lagi.

Doa bersama bertempat di tanggul Sungai Cimanuk yang ambles. Ratusan warga tumpah ruah di lokasi amblesnya tanggul. Mereka duduk bersama serta menggelar doa agar proses pengerjaan bisa berjalan lancar tanpa terkendala teknis dan keselamatan bagi para pekerjannya.

Sekdes Kertasemaya, Widy mengatakan, doa bersama di lokasi tanggul adalah tindak lanjut dari pihak kontraktor yang merasa ada keanehan selama proses pengerjaan tanggul. Terutama dalam pengoperasian alat berat yang selalu mengalami kendala. Yakni,  sering mati dan tidak berfungsi yang mengakibatkan pengerjaan perbaikan tanggul terhambat.

“Apalagi, ini di lokasi tanggul banyak mitos yang melekat di Sungai Cimanuk. Kontraktor minta doa bersama di lokasi agar kegiatan perbaikan tidak ada kendala. Gangguan dari apapun bisa hilang,” ucap Widy di sela doa bersama.

Doa bersama melibatkan masyarakat Rengaspayung. Menurut Widy, bentuk dari dukungan masyarakat kepada pihak kontraktor diharapkan perbaikan tanggul berlangsung cepat.  “Berharap tidak ada kendala dan gangguan dari apapun. Lancar, selamat, baik dari segi teknis ataupun lainnya,” ujarnya.

Sementara, Ketua RW 05, Tambrin mengungkapkan soal kendala yang dialami kontraktor dalam proses perbaikan tanggul. “Merupakan hal yang biasa terjadi saat melaksanakan berbagai proyek, terutama di tempat-tempat yang dianggap masyarakat angker. Termasuk di Sungai Cimanuk. Sehingga, butuh dilakukan doa bersama agar tidak ada gangguan dari hal yang dianggap mitos,” ungkapnya.

“Mungkin karena jadi mitos. Segala apapun kendala ada kaitannya dengan hal tak kasat mata. Semoga doa bersama ratusan masyarakat bisa membawa keberkahan dalam proses perbaikan. Masyarakat berharap, sebelum musim penghujan, tanggul sudah aman,” ujarnya.Sementara itu, Humas PT Tubagus Rangin, Munadi menuturkan, perbaikan tanggul diprediksi selesai dalam waktu dua bulan. Sebelum pengurugan bantaran sungai, akan dipancang tiang guna memperkuat fondasi tanah tanggul.

“Semoga saja, setelah ini tidak ada kendala. Proses perbaikan bisa berjalan lancar, masyarakat bisa merasa aman, tidak lagi takut terdampak luapan Sungai Cimanuk,” ujarnya. (oni)

News Feed