oleh

Bidik Swasti Saba Wistara, KT Sari Tani III dan KWT Cahaya Tani Ikut Dinilai

INDRAMAYU- Pemerintah Kabupaten Indramayu tengah membidik predikat kabupaten sehat swasti saba wistara. Untuk itu, Pemkab Indramayu menyertakan Kelompok Tani (KT) Tani Sari III Desa Wanasari dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Cahaya Pelanngi Malangsari mewakili Indramayu ikut dalam penilaian swasti saba wisatara bidang ketahanan pangan dan gizi.

Koordinator BPP Bangodua H Tarminah SP mengaku bangga karena dua kelompok binaanya mewakili Indramayu dalam lomba kabupaten sehat yang dilakukan Departeman Dalam Negeri RI tahun 2019.

Dikatakan Tarminah, masing-masing kelompok memiliki pengelolahaan yang baik dalam bidang ketahanan pangan, dan pemenuhan gizi rumah tangga melalui program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Hal ini, sebutnya, merupakan sinergitas antara Dinas Pertanian, Dinas  Ketahanan Pangan, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.

“Kita bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu melalui UPTD Puskesmas Bangodua, dalam pembinaan kawasan rumah pangan lestari dalam pemenuhan gizi masyarakat yang di programkan KWT Cahaya Pelangai Malangsari,” ucap Tarminah.

Menurutnya, Kabupaten Indramayu siap menuju kabupaten sehat yang diawali pada tahun 2013 meraih swasti saba padapa, dengan penilaian hanya dua tatanan yaitu tatanan permukiman sarana dan prasarana sehat,  tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri.

Kemudian, lanjut Tarminah, tahun 2015 meraih swasti saba wiwerda dengan 4 tatanan yakni tatanan permukiman sarana dam prasarana sehat, tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri, tatanan industri dan perkantoran sehat, dan tatanan ketahanan pangan dan gizi.

“Setidaknya dalam meraih swasti saba wistara ada 9 tatanan, salah satunya tatanan ketahanan pangan dan gizi, untuk bidang ketahanan pangan sebagai pengelolaan lumbung pangan masyarakat Poktan Tani Sari III Wanasari dan sebagai pengelolaan dan pemenuhan gizi keluarga KWT Cahaya Pelangi Malangsari,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KT Tani Sari III H Taryono mengatakan, kelompoknya ditunjuk sebagai wakil Indramayu dalam lomba kabupaten sehat 2019. Dijelaskan Taryono, kelompoknya memiliki gudang lumbung padi yang dapat dimanfaatkan petani untuk menyimpan hasil panen. Sehingga, di saat hasil panen melimpah petani bisa menyimpannya dan bisa digunakan ataupun dijual saat musim kemarau.

“Semuanya gabah masuk dan keluar kita data, ini juga jadi alternatif petani bisa menyimpan hasil panennya. Keikutsertaan kelompok kita merupakan suatu kehormatan, sehingga berusaha mengantarkan Kabupaten Indramayu meraih kabupaten sehat, predikat swasti saba wistara,” tukasnya.

Untuk meraih predikat kabupaten sehat ada 9 (Sembilan) tatanan yang menjadi penilaian kabupaten atau kota sehat, yakni ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, kawasan pariwisata sehat, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum, kehidupan sosial yang sehat, dan kawasan pertambangan sehat dan kawasan hutan sehat.  (oni)

 

News Feed