oleh

Ajang Pemersatu Pemuda Antarblok

INDRAMAYU -Berlangsung selama dua pekan, turnamen sepakbola Kuwu Cup 2019 yang diadakan Karang Taruna Karya Bakti Paramarta Desa Karanganyar Kecamatan Kandanghaur, berakhir sukses, Minggu (13/10).

Anjun Raya FC menjadi kampium pada kompetisi rutin tahunan antarblok sekaligus menyemarakkan Hari Jadi ke-492 Kabupaten Indramayu di lapangan sepakbola Bojong yang digelar sejak Minggu (29/9) itu.

Pada babak final, kesebelasan Anjun Raya FC mengalahkan lawannya Patriot FC melalui adu pinalti dengan skor 7-6. Sementara juara 3 dan 4 masing-masing diraih Toang FC dan ORTO FC.

Usai pertandingan, Kuwu Desa Karanganyar, Toto Warnoto menyerahkan langsung Piala Bergilir Kuwu Cup sekaligus uang pembinaan kepada perwakilan pemain Anjun Raya FC.

Sedangkan hadiah dan piala tetap untuk juara 2,3 dan 4 diserahkan masing-masing oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Kandanghaur.

Dalam Kesempatan itu, Kuwu Toto yang juga suami dari anggota DPRD Kabupaten Indramayu Uun Roenah SPd ini, menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada panitia, karang taruna, pemain, ofisial, wasit, penonton dan semua lapisan masyarakat yang telah mensukseskan kompetisi Turnamen Sepakbola Kuwu Karanganyar Cup 2019.

Apresiasi juga diberikan kepada jajaran Polri dan TNI yang telah bekerja keras melakukan pengamanan sehingga sepanjang jalannya pertandingan dari babak penyisihan hingga final berjalan lancar dan kondusif.

“Suksesnya turnamen sepakbola Kuwu Cup tahun ini menjadi spirit baru bagi Pemdes dan saya secara pribadi untuk tetap mengagendakan event olahraga ini sebagai ajang rutin tahunan,” terang Kuwu Toto.

Turnamen ini sengaja dilaksanakan rutin saban tahun sebagai alat pemersatu. Menjadi wadah potensi khususnya anak-anak muda di bidang olahraga sepakbola. “Sudah seharusnya kompetisi ini menjadi ajang silaturahmi, hiburan dan makin mempererat persatuan antar pemuda,” katanya.

Tak hanya itu, melihat animo masyarakat serta antusiasnya insan olahraga khususnya sepakbola, Pemdes Karanganyar juga bertekad untuk terus melakukan pembenahan lapangan Bojong agar lebih representatif.

Menurut Kuwu Toto, olahraga sejatinya adalah alat pemersatu. Menggali potensi bibit-bibit pemain andal melalui wadah kompetisi yang sehat, fair dan dapat menjadi hiburan bagi para penonton.

Karena itulah, pihaknya didukung Karang Taruna Karya Bakti Paramarta bertekad untuk konsisten mengadakan event olahraga sekaligus sebagai ajang pembinaan secara berkesinambungan.

“Tapi yang lebih penting lagi jadikan turnamen ini untuk memperkuat persatuan, apalagi ini antar blok di satu desa. Harus timbul semangat fairplay, sikap persaudaraan dan kerukunan,” tegasnya.

Ketua Panitia, Sayim Amin didampingi Sekretaris Taryono menyebut ada 21 kesebelasan yang ambil bagian dalam turnamen berhadiah total uang pembinaan sebesar Rp5 juta tersebut. Seluruh tim merupakan perwakilan dari masing-masing blok yang ada di Desa Karanganyar.

“Tahun ini adalah pelaksanaan turnamen untuk yang kelima kalinya. Hadiah yang disiapkan antara lain piala bergilir, piala tetap dan uang pembinaan bagi para juara,” terang Sayim.

Pihaknya bersyukur, kegiatan turnamen sampai babak final berjalan lancar dan sukses. Seluruh pemain, ofisial dan penonton memanfaatkan ajang ini dengan menjunjung tinggi sportivitas. (kho/adv)

News Feed