oleh

Pacu Pertumbuhan Ekonomi Desa lewat BUMDes

TIDAK mau menyia-nyiakan kesempatan untuk lebih memajukan perekonomian masyarakat desa, Pemerintah Desa Kalensari, Kecamatan Widasari, mulai mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Optimalisasi BUMDes, diyakini bisa memacu pertumbuhan perekonomian di desa. Kuwu Kalensari H Masroni mengatakan, pihaknya berani memberikan permodalan untuk pengembangan usaha BUMDes lebih besar dari biasa.

PRODUKSI: Pengelola BUMDes Berkah Mandiri Desa Kalensari sedang mengecek perlengkapan pembuatan pupuk organik.
FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

Hal itu dilakukan, karena melihat potensi BUMDes memiliki peranan vital dalam pertumbuhan perekonomian.  Apalagi, kata Masroni, BUMDes Berkah Mandiri, Desa Kalensari fokus pada pengembangan usaha di bidang pertanian, mulai dari meterial pertanian, sarana produksi (Saprodi) pertanian untuk mempertajam sektor penggunaan benih di masyarakat.

“Kita sudah merambah ke penggunaan benih karya BUMDes, hasil dari kerja sama dengan AB2TI, pupuk juga BUMDes mampu memproduksi sendiri, jadi pemenuhan kebutuhan pertanian masyarakat dapat terpenuhi oleh BUMDes,” ucap Masroni.

Direktur BUMDes Berkah Mandiri Desa Kelensari Agus Saeful Rohman.
FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

Diungkapkannya, pengembangan usaha BUMDes yang berpacu pada potensi desa, menjadi peluang bagus bagi bidang usaha BUMDes. “BUMDes mampu menjalankan program usaha sesuai kebutuhan masyarakat desa, yang mayoritas sebagai petani,” ujarnya. Melalui penyediakan kebutuhan sarana dan prasarana produksi pertanian, lanjut Masroni, petani tidak mengalami kesulitan mendapat kebutuhannya.

Selaini itu, BUMDes juga menyediakan juga budi daya jambu kristal, dan bahan material untuk pembangunan desa. “Namun tetap kita pertajam pada sektor penggunaan benih di masyarakat lewat BUMDes dan mengembangkan sektor lainnya. Untuk itu di tahun 2019 permodalan BUMDes kita tambah dari DD menjadi Rp200 juta,” ungkapnya.

Selain itu, kedepan pemerintah desa dan BUMDes akan mengadakan festival padi, yang dapat menarik masyarakat tani. Hasil pemulyaan benih lokal yang akan dinilai bersama-sama untuk memilih benih yang unggul.

“BUMDes akan terus kita perkuat permodalannya, dan bisa merambah ke bidang usaha lainnya, bukan hanya pada penyediaan material bangunan, tetapi jasa pembuatan bangunan,” ujar, Masroni. (oni/adv)

News Feed