oleh

Universitas Wiralodra go Internasional, Berada di Urutan 166 dari 4.552 Perguruan Tinggi Se-Indonesia

KOMITEMEN Pemerintah Daerah (Pemda) Indramayu terhadap kemajuan dunia pendidikan tak diragukan lagi. Salah satunya peningkatan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (ABPD) Kabupaten Indramayu untuk bidang pendidikan menjadi skala prioritas.

Berkat tangan dingin Bupati Drs H Supendi MSi, baik selama mendampingi mantan Bupati Hj Anna Sophanah SH dan sekarang, Universitas Wiralodra (Unwir) terus mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi milik pemerintah daerah semakin meningkat.

PENGHARGAAN: Rektor Unwir Dr Ujang memberikan penghargaan pada dosen
pembimbing lomba OHS Competition yang diselenggarakan Departemen K3
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

“Berdasarkan Indonesia Top University Ranking, Unwir berada di urutan 166 dari 4552 perguruan tinggi di Indonesia. Semuanya berkat kerja sama seluruh pihak, baik civitas akademika, masyarakat maupun pemerintah kabupaten yang memiliki peranan sangat besar bagi perkembangan Unwir,” terang Rektor Unwir Dr Ujang Suratno SSos MSi kepada Radar Indramayu di ruang kerjanya.

Animo yang luas dari masyarakat, menuntut Unwir melakukan sejumlah terobosan. Dua puluh persen dari 4000 mahasiswa Unwir yang berada di bawah garis kemiskinan, mengharuskan Unwir untuk memutar otak. Sejumlah program beasiswa pun dikucurkan. Dari bidik misi, peningkatan prestasi akademik (PPA), hingga beasiswa Bank Indonesia.

PELATIHAN: Universitas Wiralodra Indramayu melaksanakan pembinaan kepada dosen penerima hibah riset dari
Kemenristek Dikti tahun 2019

“Saat ini tak kurang dari 400 mahasiswa dari keluarga kurang mampu menjadi penerima beasiswa. Ke depan, jumlah penerima beasiswa akan terus kami dorong hingga lebih dari 600 mahasiswa,” ungkapnya.

Tak cukup sampai disitu. Unwir pun berencana untuk menambah program studi fakultas kedokteran. Pembukaan prodi baru ini akan dibarengi dengan pembangunan rumah sakit pendidikan bertaraf internasional, untuk menunjang keberadaan fakultas kedokteran.

“Mohon doa restu dari seluruh pihak agar cita-cita ini bisa segera terealisasi. Sejumlah investor luar negeri, khususnya dari Korea Selatan bahkan telah menunjukkan ketertarikan untuk bekerjasama mewujudkan cita-cita ini,” ujarnya.

Sementara di hari jadi ke-492 Kabupaten Indramayu, Unwir berharap Indramayu semakin menunjukkan jati diri sebagai daerah yang memiliki kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul, kreatif dan inovatif. Karena salah satu peranan penting dari perguruan tinggi adalah mendorong terciptanya manusia-manusia yang unggul, kreatif dan inovatif.

“Dunia pendidikan bukan sekadar mencerdaskan kehidupan bangsa. Lebih dari itu, dunia pendidikan memiliki tanggung jawab untuk menciptakan manusia yg unggul, kreatif dan inovatif, sebagai jalan untuk mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi di wilayahnya,” tandasnya.

Ditambahkannya, pihaknya akan terus memperbaiki diri guna mewujudkan visi menjadi universitas yang unggul dan kompetitif. Hingga kini, perguruan tinggi milik Pemerintah Kabupaten Indramayu ini telah memiliki 15 program studi (prodi) dengan 2 program magister. Dua belas diantaranya telah terakreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Dalam empat 4 tahun terakhir, lanjutnya,  Unwir mengalami perubahan mendasar. Tidak hanya fisik berupa sarana dan prasarana yang semakin lengkap. Ranking manajemen Unwir pun berada di urutan ke-700 (cluster 4) perguruan tinggi di Indonesia. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Supendi yang sangat peduli dengan dunia pendidikan. Ucapan terima kasih juga kita sampaikan kepada Pak Yance dan Ibu Anna Sophanah,” pungkasnya.  (adv)

News Feed