oleh

RSUD Indramayu Jadi Rujukan Rumah Sakit Wilayah 3 Cirebon

PEMERINTAH Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Drs H Supendi MSi, dinilai konsen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Bentuk keseriusannya melakukan pengembangan pembangunan rumah sakit guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Yakni dibangunnya Paviliun Kidang Kencana dan sekaligus penambahan fasilitas lainnya.

Melalui akreditasi dengan perdikat Paripurna yaitu dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit, manajemen rumah sakit semakin optimis dalam meningkatkan kualitas inovasi guna mewujudkan visi menjadi rumah sakit rujukan terbaik di wilayah 3 Cirebon tahun 2021.

TANDA TANGAN: Bupati Drs H Supendi MSi didampingi direktur RSUD Indramayu
melakukan penandatanganan prasasti telah dibukanya Gedung Paviliun Kidang Kencana
RSUD Indramayu.

Mengusung tagline “Kesehatan Anda Tujuan Kami”, RSUD Indramayu terus melakukan pembenahan di segala aspek dan bidang pelayanan kesehatan. Bahkan, Direktur RSUD dr Hj Lisfayeni MM berani bersaing dengan rumah sakit lainnya dan bahkan, satu satunya rumah sakit yang sudah bisa melayani medical check up (MCU). “Kami sudah bisa melakukan MCU bagi para pekerja Timur Tengah dan sekitarnya. Masyarakat tidak harus melakukan MCU ke luar daerah, RSUD Indramayu sudah mandiri dan bisa mengeluarkan rekam medis serta sebagai persyaratan bekerja ke luar negeri,” terangnya.

DEKAT: Direktur RSUD dr Hj Lisfayeni MM bersama staf berfoto bersama Bupati Indramayu Drs H Supendi MSi didepan ruang Pavilun Kidang Kencana.

Saat ini, ungkapnya, RSUD Indramayu telah memiliki 16 klinik rawat jalan yang dilengkapi dengan 16 ruang rawat inap. Ruangan yang dimiliki, difungsikan untuk mengimbangi pelayanan gawat darurat, rawat intensif seperti Intensive Care Unit (ICU), Neonatal Intensive Care Unit dan High Care Unit (HCU) serta pelayanan operasi dengan keberadaan Instalasi Bedah Sentral (IBS).

Dengan 32 dokter dari berbagai spesialisasi dan dibantu terapis, sejumlah pelayanan menjadi unggulan di RSUD Indramayu. Diantaranya adalah pelayanan hemodialisa, computerized tomography scan (CT Scan), obstetri neonatal emergensi komprehensif (PONEK) serta pelayanan medical check up (MCU).

Pada pelayanan hemodialisa yang merupakan metode pencucian darah dengan membuang cairan berlebih dan zat-zat berbahaya bagi tubuh melalui alat dialysis untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak, RSUD Indramayu sangat mengutamakan kenyamanan pasien. Mulai dari tempat pendaftaran yang dilengkapi pendingin ruangan dan tempat duduk nyaman, ruangan hemodialisa juga dilengkapi dengan pendingin ruangan dan televisi. Selain kebersihan ruangan dan tempat tidur yang terus dijaga, mesin hemodialis juga selalu dilakukan perbaikan secara rutin.

Selain hemodialisa, ada pula pelayanan CT Scan yang berfungsi untuk mendiagnosis dan memonitor beragam kondisi kesehatan, serta pelayanan PONEK yang bertujuan untuk menyelamatkan ibu dan anak yang baru lahir, melalui program rujukan berencana dalam satu wilayah kabupaten/kota atau provinsi.

Sementara pada MCU, RSUD Indramayu memberikan layanan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), selain pasien umum. Layanan yang diberikan diantaranya penyakit dalam, jiwa, IMS/HIV AIDS, paru yang ditunjang oleh 8 dokter spesialis pemeriksa MCU dan dilengkapi fasilitas laboratorium dan radiologi. Layanan ini pun telah direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Teto (taipei economic and trade office) Taiwan.

Dengan fasilitas penunjang lainnya seperti farmasi, laboratorium, radiologi, laundry, Central Supply Sterile Departement (CSSD) serta gizi, RSUD Indramayu selalu berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan paripurna sesuai standar akreditasi serta dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat dengan cara meningkatkan akuntabilitas dan transparansi tata kelola rumah sakit. (adv)

 

News Feed