oleh

PD BWI Kenalkan Beras Indramayu Berkualitas Tinggi

PERUSAHAAN  Daerah Bumi Wiralodra Indramayu (PD BWI) memperkenalkan produk unggulan terbaru hasil olahan pertanian masyarakat Kabupaten Indramayu.

Produk yang dinamai beras Indramayu Berkualitas Tinggi (Indra Bekti), diperkenalkan saat acara Meet & Greet Agen Resmi Beras Indra Bekti dan Nasabah Prioritas BRI, di Kantor Cabang BRI Indramayu, Minggu (6/10).

Direktur Operasional PD BWI, Surya SE didampingi Direktur Umum dan Keuangan H Rasdiwan SE  menjelaskan, ide produksi beras Indra Bekti berawal sejak tahun 2015. Dengan berlimpahnya hasil panen padi di wilayah Kabupaten Indramayu, Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah saat itu, menginginkan agar harga gabah di tingkat petani juga tetap stabil.

HADIR : Pemimpin Cabang BRI Indramayu Dedy Sudiana (kiri), Indra Bekti, Direktur
Operasional Surya dan Direktur Umum dan Keuangan H Rasdiwan ikut hadir dalam
pertemuan dengan nasabah BRI Inndramayu.

“Biasanya kalau musim panen itu harga di tingkat petani pasti anjlok. Dan inilah salah satu upaya yang dilakukan Bupati Hj Anna untuk melindungi masyarakat Kabupaten Indramayu, khususnya petani padi,” ungkapnya.

Tak hanya menjaga kestabilan harga pangan, lanjut Surya, produksi beras Indra Bekti juga dimaksudkan agar Kabupaten Indramayu memiliki produk unggulan yang sesuai dengan citra daerah sebagai salah satu lumbung beras di Jawa Barat bahkan Indonesia.

“Karena selama ini, meskipun itu dihasilkan petani, diolah serta diproduksi di Kabupaten Indramayu, tidak ada satu pun produk yang membawa nama daerah. Sehingga masyarakat umum tidak banyak yang tahu kalau itu produk dari Kabupaten Indramayu,” imbuhnya.

Menurut Surya, beras Indra Bekti merupakan beras premium dengan kualitas yang sangat baik. Bahan bakunya diambil langsung dari petani di Kabupaten Indramayu, serta diolah dan dikelola oleh PD BWI.

“Jadi kami jamin kealamiannya. Beras ini tanpa bahan kimia berbahaya, bebas pemutih, pewangi ataupun pengawet,” tegasnya.

SINERGI: Artis Indra Bekti berfoto bersama jajaran direksi dan karyawan PD BWI di
lokasi RMI Losarang

Selain alami, beras Indra Bekti juga diproduksi dengan menggunakan sistem penggilingan padi (rice milling) yang modern, dengan teknologi canggih dan tenaga kerja andal di bidangnya. Sehingga kualitas serta mutu beras Indra Bekti juga sangat dijamin.

“Yang pasti, dengan menjual, membeli atau mengkonsumsi beras Indra Bekti, kita turut berperan aktif dalam membantu secara aktif memasarkan produk dalam negeri, yakni beras produk asli Kabupaten Indramayu. Sehingga kesejahteraan petani juga diharapkan akan semakin meningkat,” tandasnya.

Kabupaten Indramayu dikenal sebagai daerah lumbung beras di Provinsi Jawa Barat, bahkan Indonesia. Dengan luas lahan mencapai 203.000 hektar, gabah yang dihasilkan bahkan mencapai 1,8 juta ton per tahun. Sementara dengan kebutuhan konsumsi masyarakat Kabupaten Indramayu yang hanya 200 ribu ton, maka Kabupaten Indramayu mengalami surplus produksi beras hingga 1,6 juta ton per tahun. (dun)

News Feed