oleh

Unjungan Buyut Diisi Santunan Anak Yatim

INDRAMAYU-Masyarakat Desa Lanjan, Kecamatan Lohbener menggelar upacara adat ritual unjungan Buyut Kati, makam leluhur desa setempat. Adat tradisi yang digelar, Rabu (2/10), dihadiri ratusan warga. Acara tersebut berlangsung semarak.

Warga membawa tumpeng dengan bekakak (panggangan) ayam plus berbagai makanan lainnya. Makanan dan minuman yang dibawa itu kemudian ditaruh di bawah depan panggung wayang kulit untuk didoakan oleh tokoh adat. Kemudian, mengikuti tahlil dan doa bersama yang dipandu tokoh ulama setempat.

Dalam acara adat masyarakat Desa Lanjan tersebut, juga diisi pemberian santunan anak yatim. Acara santunan tersebut baru pertama kali diadakan di upacara ritual unjungan Buyut Kati. Pemberian santunan anak yatim  dari sedekah masyarakat yang terkumpul.

Kuwu Desa Lanjan, Iwan Toniwan AmdKep mengatakan, santunan diberikan kepada sebanyak 23 anak yatim. Pihaknya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada masyarakatnya yang mengusulkan agar di acara unjungan diisi santunan, sekaligus menyisihkan sebagian rezekinya untuk anak yatim.

Dikatakannya, upacara adat ritual unjungan merupakan gelaran rutin yang dilaksanakan setiap tahunya. Acara ini selain mengenang petuah Desa Lanjan, juga berziarah ke makam orang tua atau keluarga warga yang sudah meninggal dunia. Selain diisi pagelaran wayang kulit, dalam acara adat tersebut juga dihibur sandiwara, kesenian masyarakat Indramayu.

“Unjungan ini bisa dikatakan ziarah warga yang dilakukan secara masal. Namanya juga unjungan yaitu mengunjungi atau berziarah ke makam orang tua atau keluarganya yang sudah meninggal secara bersama sama. Karena ada makam petuah atau leluhur kami, maka sebagai bentuk penghormatan sekaligus mendoakan, ziarah masal ini kita satukan dan dinamakan unjungan Buyut Kati,” beber Iwan Toniwan di sela sela acara adat tersebut.

Iwan berharap, santunan anak yatim di acara unjungan terus diadakan, dan dermawannya bertambah. Dirinya juga mengajak masyarakatnya untuk bersama membangun desa. Menurutnya, pelaksanaan program pembangunan desa tidak akan berjalan dengan baik, jika tidak adanya dukungan dari masyarakatnya. (kom)

 

News Feed