oleh

Target Pajak Tercapai, Samsat Haurgeulis Gencarkan Sosialisasi Layanan Samsat J’Bret

-Indramayu-364 views

INDRAMAYU-Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Indramayu II Haurgeulis optimistis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan bisa terkejar hingga akhir tahun 2019.

“Insya Allah kita optimis. Malah mungkin ada yang melampui target,” kata Kepala UPTD P3D Wilayah Kabupaten Indramayu II Haurgeulis, Drs H Husen Rahadian Hasan MPd kepada Radar Indramayu, Rabu (2/10).

Berdasarkan rencana pencapaian yang dipatok Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat, total target pendapatan P3DW Haurgeulis pada tahun 2019 dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Bea Balik Nama (BBN) I dan  BBN II adalah sebesar Rp97.332.000.000.

Terdapat kenaikan target pendapatan yang cukup signifikan yakni sebesar Rp17.275.000.000 atau 21,57 persen dibanding tahun 2018 lalu yakni sebesar Rp80.057.000.000. “Dari tahun lalu naik. Bahkan tahun ini ada perubahan, ada yang naik dan ada yang turun,” sebutnya.

Sementara itu, dari data kinerja sampai dengan Triwulan III tahun 2019, pencapaian target PKB sudah 73,05 persen, BBN I 76,76 persen dan BBN II sebesar 84,42 persen.

Sehingga, sisa waktu selama 12 minggu atau 76 hari kerja di triwulan yang ke-IV terdapat sisa target yang harus dicapai masing-masing untuk PKB 26,95 persen, BBN I 23,24 persen dan BBN II 15,58 persen. “Seluruh jajaran pimpinan, staf dan mitra kerja P3DW Haurgeulis berkomitmen untuk berupaya keras dalam mencapai target yang tersisa,” jelasnya.

Husen Rahadian Hasan menerangkan, upaya Samsat Haurgeulis untuk mencapai target antara lain dengan melaksanakan rencana aksi. Diantaranya dengan kembali melaksanakan operasi gabungan bekerjasama dengan Polres Indramayu, Dishub sereta mitra kerja.

Kemudian, digencarkan lagi sosialisasi Samsat J’Bret yang kali ini menyasar para pelajar, guru serta karyawan di SMA/SMK di wilayah Kabupaten Indramayu bagian barat (Inbar). “Kami juga akan terus berkoordinasi dengan unsur-unsur mitra P3DW seperti pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kepolisian sektor,” ujarnya.

Tak hanya itu, guna mengejar pencapaian target kinerja penerimaan pajak, pihaknya juga melakukan upaya lainnya yang sudah dilaksanakan sejak triwulan III. Seperti penambahan intensitas pelayanan Samsat Keliling (Samkel), Samsat Gendong (Samdong), Samsat Kecamatan (Samkec) dan Samadesa (Samsat Desa). Pada hari Sabtu, jam layanan ditambah sampai dengan pukul 14.00.

“Tujuan utamanya adalah untuk melayani masyarakat dan para pegawai yang sibuk diwaktu jam kerja dan tidak sempat membayarkan PKB,” bebernya.

Selain itu, lanjutnya, dengan mempercepat proses BBN I untuk mendongkrak pemasukan PKB, dilakukan koordinasi intensif dengan pengurus diler dan Baur STNK.

Untuk mencapai target 100 persen, pihaknya terus mengingatkan kepada masyarakat terkait pembayaran surat kendaraan bermotor. Pelayanan yang paling mudah untuk memperpanjang pajak kendaraan yaitu lewat Samsat J’Bret. Karena wajib pajak tidak perlu datang ke kantor untuk membayar PKB.

Layanan Samsat J’Bret merupakan salah satu dari Inovasi Tim Pembina Samsat Provinsi Jawa Barat yang terdiri dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa barat yang memanfaatkan pembayaran melalui pembayaran online seperti Bukalapak, Kotopedia, Kaspro, Indomaret, Alfamart, Alfamidi, dan Bank bjb.

Kelebihannya semakin memudahkan masyarakat dalam mengaskes layanan Samsat sehingga pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tidak lagi dilakukan secara konvensional di Kantor Bersama Samsat, akan tetapi bisa dilakukan di minimaket terdekat.

Cara penggunaannya terbilang mudah. Pembayaran secara online dapat dilakukan melalui aplikasi Sambara yang dapat di download melalui Playtore pada Handphone Android. Untuk mendapatkan koda bayar yang selanjutnya dapat ditukarkan pada minimarket dan Kantor Bank bjb terdekat. (kho)

News Feed