oleh

Tugas PPKIB Belum Tuntas

INDRAMAYU-Panitia Pembentukan Kabupaten Indramayu Barat (PPKIB) berkomitmen untuk terus mengawal pemekaran Bumi Wiralodra hingga terwujud. Tuntas di tingkat kabupaten, perjuangan pembentukan calon daerah persiapan Kabupaten Inbar berlanjut ke tingkat Provinsi Jawa Barat.

Komitmen itu mengemuka saat acara syukuran di kediaman Rd Daniar, di Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeulis, Sabtu (28/9). Acara syukuran sendiri diwarnai dengan doa bersama yang turut dihadiri jajaran Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Barat (FKMBI).

Ketua PPKIB, Sukamto SH secara terbuka memberikan apresiasi kepada Pemkab dan DPRD Indramayu yang telah memberikan persetujuan bersama terhadap pembentukan calon daerah persiapan Kabupaten Inbar. Yang selanjutnya, dokumen persyaratan pemekaran Kabupaten Indramayu telah resmi diserahkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sejatinya, ungkapnya, dengan telah dilimpahkannya proses pemekaran ke Pemprov Jabar, maka tugas PPKIB telah selesai. Namun sebagai bentuk tanggung jawab moral, maka pihaknya tetap berkomitmen untuk terus mengawal lewat berbagai jalur yang ada.

Salah satunya melalui Forum Koordinasi Daerah Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (Forkoda PP DOB) Provinsi Jawa Barat dimana Sukamto duduk sebagai ketua II bidang publikasi. Sedangkan tiga lainnya yakni Suparto SE dan H Iman Budi Santoso SSos masing-masing dipercaya sebagai ketua bidang organisasi dan ketua bidang kajian, hukum dan sosial. Sementara Drs Edi Kenedy menjadi anggota bidang publikasi dan opini.

Lewat forum yang beranggotakan 16 Calon Daerah Persiapan (CDP) se-Jawa Barat ini, Sukamto cs bersinergi untuk mendorong rencana pemekaran Kabupaten Indramayu menjadi prioritas.

Peluang itu sangat terbuka. Selama tiga hari kedepan mulai Senin-Rabu (30 September-2 Oktober 2019), Forkoda PP DOB Jabar melaksanakan sejumlah agenda. Diantaranya rapat koordinasi merumuskan masukan-masukan untuk Pemprov dan DPRD terkait percepatan pembentukan daerah persiapan. Kemudian rapat desk CDP untuk merumuskan strategi percepatan penataan daerah Jabar dan hearing dengan pimpinan DPRD Jabar.

“Pertemuan dan rapat dengar pendapat dengan pimpinan DPRD Provinsi Jabar ini untuk membahas sinergisitas antara DPRD Provinsi dengan gubernur, bupati serta DPRD Kabupaten yang mengusulkan pemekaran. PPKIB secara khusus diundang untuk memberikan presentasi atas hasil pencapaian tahapan pemekaran Kabupaten Indramayu,” terang Sukamto.

Melalui sejumlah agenda Forkoda PP DOB Jabar itu, pihaknya optimistis pembentukan CDP Kabupaten Inbar bakal menjadi prioritas. Sebab sejauh ini, dokumen adminstrasi persyaratan pemekaran Kabupaten Indramayu dinilai paling lengkap dibanding daerah lain.

“Proses ini akan terus berlanjut, perjuangan masih panjang. Maka dari itu, PPKIB akan akan terus mengawal seluruh proses menuju pembentukan daerah persiapan Kabupaten Inbar. Kami berharap semua pihak dan elemen masyarakat terus memberikan dukungan maksimal demi terbentuknya Kabupaten Inbar,” pintanya.

Sekretaris PPKIB H Eri Isnaeni SH menegaskan, komitmen untuk terus mengawal proses pemekaran ini semata-mata bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat.

Tidak terbesit dalam pikirannya maupun jajaran PPKIB dan FKMIB memanfaatkan momentum pemekaran ini untuk kepentingan pragmatis. “Semua yang kita lakukan hari ini untuk generasi mendatang. Kita menanam yang buahnya untuk dinikmati anak cucu kita,” tegasnya.

Dalam proses perjalanannya terjadi intrik kepentingan, perbedaan pendapat bahkan gejolak menurutnya itu merupakan hal yang wajar. “Itu sebuah dinamika dalam sebuah organisasi. Wajar. Tapi saya kira, telah disetujuinya pemekaran ini merupakan kerja sempurna dari kita semua,” tandasnya. (kho)

News Feed