oleh

Pimpin PKB, Solihin Siap Nyalon Bupati

INDRAMAYU-Terpilih menjadi Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indramayu, bagi Muhamad Solihin SSosI, merupakan hal yang luar biasa. Sebab, partai dengan kekuatan utama warga nahdliyin (NU) ini memiliki banyak tokoh kharismatik, termasuk para ulama dan kiai. Solihin pun mengakui kalau jabatan ini merupakan amanah yang cukup berat dan harus dipertangungjawabkan.

Setelah sukses menjadi Ketua DPC PKB, Solihin kembali mendapatkan amanah untuk duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Indramayu. Ini terjadi setelah PKB mampu menjadi partai terbesar kedua setelah Partai Golkar, berdasarkan perolehan suara dan kursi pada pemilu legislatif 2019.

Tokoh muda yang sarat pengalaman organisasi ini pun menyatakan siap untuk mengemban amanah tersebut. Ia mengaku optimis akan mampu, karena semua merupakan kehendak Allah SWT. “Jangan takut menjadi pemimpin, dan kita harus yakin,” tegasnya.

Ditanya tentang persiapan PKB menghadapi pemilihan Bupati Indramayu 2020 yang sudah ada didepan mata, tanpa ragu-ragu Solihin menyatakan kesiapannya untuk nyalon bupati. “Saya siap maju jadi bupati, bukan sekadar wakil bupati seperti diisukan banyak orang,” tegasnya.

Dikatakan Solihin, sesuai dengan arahan dari PKB Jawa Barat, dari 8 kabupaten/kota yang menggelar pilkada 2020, tiga daerah menjadi prioritas untuk mengusung dari kader sendiri. Yaitu Cianjur, Karawang, dan Indramayu. “Atas instruksi dari atas inilah, saya harus siap untuk maju,” tuturnya.

Meski demikian, kata Solihin, di internal PKB juga ada proses penjaringan bakal calon bupati dari kalangan internal terlebih dahulu, yaitu dari kalangan PKB dan NU. Apalagi selain dirinya, sejumlah nama juga dinilai layak untuk maju seperti H Dedi Wahidi, H Abas Asafah, H Juhadi Muhammad, Rastawiguna, dan yang lainnya.

Solihin mengakui, dengan hanya memiliki 7 kursi di DPRD maka PKB sudah tentu harus menjalin koalisi dengan parpol lain. Menurutnya, komunikasi dengan sejumlah papol pun sudah mulai dilakukan, seperti dengan PDI Perjuangan, Gerindra, dan beberapa partai lain.

Kalau memang rakyat menghendaki, tambah Solihin, ia sudah siap dengan konsep pembangunan Indramayu, yaitu “Menata Kota Membangun Desa”. Ia pun menyatakan tidak takut menghadapi siapapun pesaingnya. Karena selama ini, dirinya tidak pernah menggunakan uang dalam berpolitik. “Jangan takut untuk menjadi pemimpin. Uang bukanlah segalanya,” tandasnya. (oet)

 

News Feed