oleh

BPD-Pemdes Diminta Berjalan Harmonis

-Headline-425 views

INDRAMAYU- Sebanyak 72 orang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Widasari dikukuhkan di Aula Kantor Kuwu (Kepala Desa) Widasari, Senin (9/9).

Anggota BPD dari 10 desa di Kecamatan Widasari yakni Desa Widasari, Kasmaran Bunder, Kalensari, Kongsijaya, Ujungaris, Ujungjaya, Kasmaran, Ujungpendok, dan Leuwigede, diambil sumpah jabatan sebagai anggota BPD yang berperan sebagai wakil masyarakat desa yang akan menyuarakan aspirasi masyarakat ke pemerintah desa.

Dalam kesempatan itu, Camat Widasari Dulyono mengatakan, pelantikan dan pengukuhan anggota BPD se-Kecamatan Widasari merupakan amanat Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 Pasal 58 ayat 3 tentang Desa, yang menyatakan bahwa anggota BPD sebelum memangku jabatannya harus disumpah dan berjanji secara bersama-sama di hadapan masyarakat siap menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat yang di tetapkan secara demokratis.

Ditegaskan Dulyono, BPD memiliki peranan penting membantu pemerintah desa dalam menentukan kebijakan. Sehingga, lanjutnya, pengukuhan 72 anggota BPD dari 10 desa di Kecamatan Widasari membuka lebar ruang pembangunan desa.

Untuk itu, kata Dulyono, pemerataan sumber daya alam (SDA) maupun pemberdayaan sumber daya manusia (SDM), sangatlah ditentukan oleh kerja sama antara perangkat desa, BPD, dan kelembagaan desa lainnya di setiap desa.

“Dibutuhkan sinergi antar semua anggota BPD dan mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan pemerintah desa, serta mendukungan program pembangunan desa,” katanya.

Dulyono juga meminta agar BPD turut serta menungkan ide-idenya dalam pembangunan di tengah semakin kompleksnya pembangunan di desa sehingga ada sinergis antara pemdes dan BPD bersama-sama membangun desa lebih baik lagi.

Dijelaskannya, BPD memiliki tiga fungsi utama yakni, membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa, menampung serta menyalurkan aspirasi masyarakat desa, dan melakukan pengawasan kinerja kepala desa dalam melaksanakan pelayanan pembangunan desa.

“BPD harus ikut berperan aktif dalam perencanaan pembangunan di desa sehingga dengan demikian semua perencanaan pembangunan di desa dapat tercapai sesuai harapan bersama,” tuturnya.

Sementara itu, Kuwu Bunder Suwendi mengatakan, pihaknya menyambut baik dilantiknya anggota BPD secara bersama-sama. Menurutnya, BPD tidak sebatas sebagai penyambung lidah antara aspirasi warga dengan pemerintah desa, tapi juga turut serta menyosialisasikan program pembangunan pemdes kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan kita bisa bersinergi memacu pembangunan desa lebih maju lagi, dengan program-program yang sejalan sesuai keinginan dan harapan masyarakat. Karena tanpa dukungan BPD dan masyarakat program pembangunan yang pemdes jalankan tidak dapat berhasil,” ujarnya. (oni)

News Feed