oleh

Pemdes Tenajar Lor Cor Beton Jalan Desa Sepanjang 790 Meter

-Headline-423 views

INDRAMAYU- Pemerintah Desa Tenajar Lor Kecamatan Kertasemaya melakukan cor beton jalan desa sepanjang 790 meter, Rabu (4/9).

Kegiatan cor beton yang melibatkan masyarakat setempat bersumber dari dana desa (DD) tahap 2 tahun 2019.

Sekertaris Desa Tenajar Lor, Faturrohman menerangkan, pembangunan jalan desa  sepanjang 790 meter dengan dicor beton, terbagi di empat lokasi, yakni di Jalan Buyut Galih 1 sepanjang 280 meter dan lebar 2,20 meter, Jalan Buyut Galih 2 sepanjang 215 meter dengan lebar 2,5 meter, Jalan Buntu sepanjang 130 meter dan lebar 1,5 meter serta Jalan H Nur sepanjang 165 meter dan lebar 2 meter.

“Semuanya bersumber dari DD tahap 2, pengerjaanya melibatkan masyarakat sekitar. Untuk infrastruktur kami masih berfokus pada jalan lingkungan,” kata Faturrohman saat ditemui wartawan koran ini di lokasi pengerjaan.

Dikatakannya, perbaikan jalan lingkungan sudah menjadi program prioritas yang menjadi kebutuhan masyarakat desa. “Banyaknya saran dan keinginan warga agar jalan lingkungan bisa mulus dan memperlancar aktivitas warga.

Kegiatan sudah lima tahun berjalan, kami masih menjadikan pembangunan infrastruktur fisik sebagai skala prioritas desa,” bebernya sambil mengatakan, ada empat jalan lagi akan diperbaiki tahun ini dari DD tahap 2 sedangkan sisanya di tahap 3.

Sementara itu, Kuwu Tenajar Lor H Aep Saepudin menuturkan, program pembangunan desa yang setiap tahun dilaksanakan pemerintah desa, tidak lepas dari aspirasi masyarakat. Aspirasi tersebut, kata Aep, dijaring saat melaksanakankan musyawarah dusun yang dilanjutkan pada saat musyawarah rencana pembangunan tingkat desa (musrembangdes).

“Pembangunan yang kita rencanakan meliputi berbagai bidang pembangunan fisik dan nonfisik yang masyarakat ajukan saat musrembangdes. Sudah direncakan berikut alokasi dananya, namun memang kita masih banyak dialokasikan untuk pembangunan fisik desa, terutama jalan-jalan desa,” tuturnya.

Ditambahkan Aep, pembangunan prioritas perbaikan jalan desa sengaja lebih diutamakan dibandingkan lainnya, melihat dari kebutuhan masyarakat akan tersediakan fasilitas sarana dan prasarana yang bisa menunjang kelancarannya dalam beraktivitas.

“Program pembangunan kita sudah ada alokasinya untuk fisik berapa pemberdayaan masyarakat berapa. Kenapa kita juga lebih ditekankan pada perbaikan jalan, karena ini yang dibutuhkan masyarakat. Dan semua sudah ada porsinya masing-masing,” ujarnya.

Tahun depan, lanjut Aep,  pemdes akan mulai fokus pada program pemberdayaan masyarakat. “Karena jalan juga tinggal beberapa persen lagi selesai semua,” pungkasnya. (oni)

 

News Feed