oleh

Darurat, Mobil Ambulans Bisa Antar Jenazah

-Headline-384 views

INDRAMAYU- Peristiwa paman bawa jenazah di salah satu Puskesmas Kota Tanggerang yang viral beberapa waktu lalu mendapat beragam tanggapan dari berbagai pihak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr Deden Boni Koswara MM menilai, kejadian yang viral di meda sosial itu merupakan kejadian yang dilematis. Apalagi, kata Deden, antara mobil ambulans dan mobil jenazah memiliki fungsi masing-masing.

Menurut Deden, seharusnya fasilitas kesehatan diberikan dua mobil yakni mobil ambulans dan mobil jenazah. “Kami sendiri berlakukan secara fleksibel. Apabila memang butuh, kita koordinasikan dengan pihak rumah sakit.

Apabila memang dibutuhkan segara (darurat) mobil ambulans yang ada di puskesmas bisa kita fungsinya untuk mengantar jenazah,” ujarnya saat ditemui awak media seusai menghadiri penilaian FKTP berprestasi di Puskesmas Lohbener.

Dijelaskan Deden, berdasarkan keputusan menteri kesehatan (Kepmenkes) 143/Menkes-Kesos/SK/II/2001 tentang Standarisasi Kendaraan Pelayanan Medik, ada perbedaan tersendiri antara mobil ambulans dan mobil jenazah.

Dalam Kepmenkes tersebut, lanjut Deden, di Indonesia terdapat enam kendaraan pelayanan medis, yakni ambulans transportasi, ambulans gawat darurat, ambulans rumah sakit lapangan, ambulans pelayanan medik bergerak, kereta jenazah, dan ambulans udara.

Sementara itu, Aktivis Peduli Indramayu, Hidayat mengatakan, dinas intansi terkait harus evaluasi dalam memberikan pelayanan medis kepada masyarakat. Hidayat mendukung langkah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu jika ambulans dalam kondisi darurat bisa difungsi sebagai mengantar jenazah.

“Jangan sampai di Indramayu ada kejadian seperti di Tanggerang. Mungkin ini langkah preventif dari Kadinkes Kabupaten Indramayu, untuk kondisi darurat mobil ambulans di puskesmas bisa digunakan,” ujarnya.

Meski demikian, menurut Hidayat, ada standarisasi fasilitas perlengkapan dan alat medis antara mobil ambulans dan mobil jenazah serta standar operasionalnya.

“SOP nya kan berbeda, tapi lihat juga kondisi di lapangan bagaimana, dan perhatikan juga nilai-nilai kemanusiaan, mungkin dalam kondisi-kondisi tertentu ambulans juga bisa jadi mobil jenazah,” ujarnya. (oni)

News Feed