oleh

Cegah Limbah, Pemdes Pasang Pipa Besar Minta Segera Perbaikan Tanggul Sungai Cimanuk

-Headline-772 views

INDRAMAYU- Guna mencegah agar air limbah dari pemukiman warga tidak jatuh ke tanggul yang ambles, Pemdes Kertasemaya memasang pipa ukuran besar.

Pipa berdiameter sekitar 20 centimeter itu terpasang seminggu lalu. Hal itu dilakukan Pemerintah Desa Kertasemaya untuk mengatasi air limbah terbuang di lokasi tanggul yang ambles.

Sekdes Kertasemaya, Widy Santosa mengatakan, langkah yang diambil pemerintah desa adalah bentuk penanganan sementara mengantisipasi air limbah yang berasal dari SPAL jatuh ke tanggul yang ambles, yang bisa berimbas semakin cepatnya proses amblesnya Tanggul Sungai Cimanuk.

“Antisipasi saja, seminggu yang lalu kan sempat gerimis. Warga was-was karena Blok Rengaspayung dan air buangan dari jalan pantura ketika hujan buangannya ke SPAL blok ini,” kata Widy, Selasa (3/9).

Lebih lanjut, dikatakan Widy, patahnya Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) di RT 09 Blok Rengaspayung, membuat pembuangan air dari pemukiman warga meski dapat mengalir lancar. Namun, air buangan tidak berjalan di SPAL, malah mengalir jatuh ke tanggul yang ambles.

Padahal, pihaknya sudah pernah melakukan perbaikan SPAL namun bangunannya ikut hancur. “Mau tak mau pemdes selalu berusaha agar air limbah tidak menggenangi tanggul yang sudah ambles, ditutup gak bisa karena ini saluran SPAL satu-satunya warga,” ujarnya.

Diakuinya, dampak yang ditimbulkan amblesnya tanggul semakin parah, dan belum ada titik terang kapan perbaikan tanggul dilaksanakan. Warga hanya bisa menunggu hingga bulan Oktober dan pasrah saat tiba musim penghujan. “Yang kita dan warga takutkan sampai musim penghujan tanggul tidak kunjung diperbaiki, ya semakin membahayakan pemukiman warga,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Nuryaman mengaku, sangat mengkhawatirkan rumahnya yang sudah terkena dampak langsung. Tanah samping rumahnya ikut ambles.

“Pemasangan tiang pancang dari bambu, sia-sia. Kini keluarga hanya bisa pasrah, tinggal langkah konkrit dari instansi terkait saja,” ujarnya.

Nuryaman berharap, ada perhatian dari pemerintah agar lebih serius melakukan penanganan perbaikan tanggul. Mengingat permasalahan tersebut sudah sangat mengancam keselamatan warga dan warga bisa kehilangan tempat tinggalnya.

“Kemarin kan anggota DPR RI Pak Yoseph datang, ngobrol dengan warga juga. Semoga kedatangannya bisa menangani permasalahan tanggul, agar warga tidak cemas lagi,” harapnya. (oni)

News Feed