12 Calwu Sepakat Jaga Kondusivitas

oleh -94 views
IKRAR DAMAI: Calwu di Desa Bongas, Kecamatan Bongas membacakan ikrar damai usai ditetapkan sebagai kontestan Pilwu Serentak 2021, Kamis (21/4). FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Tiga Desa di Kecamatan Bongas menggelar rapat pleno terbuka penetapan calon kuwu (calwu), Rabu (21/4). Sebanyak 12 balonwu resmi ditetapkan sebagai kontestan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2021. Ke-12 calwu itu dari Desa Bongas (3 orang), Kertajaya (4 orang) dan Margamulya (5 orang).

Selain sah ditetapkan sebagai calwu, mereka juga sepakat untuk menjaga kondusivitas selama sisa tahapan penyelengaraan Pilwu Serentak yang puncaknya dihelat pada 2 Juni mendatang.

Kesepakatan itu ditandai dengan pembacaan surat pernyataan sekaligus ikrar damai para calwu. Disaksikan panitia Pilwu, BPD, pamong desa, sejumlah pendukung serta jajara Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Bongas.

Dalam pernyataannya, para calwu berkomitmen menjaga pelaksanan Pilwu yang demokratis. Siap menang siap kalah dan mendukung sepenuhnya siapapun cawu yang terpilih. Tak kalah penting, mereka berjanji akan mematuhi aturan dan penerapan disiplin protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

Camat Bongas, Iing Kuswara SSTP MSi mengaku bersyukur, jalannya rapat pleno terbuka penetapan calwu di tiga desa itu berjalan kondusif. Meski ada balonwu yang gagal maju lantaran tidak lolos seleksi tambahan. Namun yang bersangkutan menerima secara legowo.

Demikian pula ada salah satu balonwu yang langsung menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua BPD setelah ditetapkan menjadi calwu.

“Proses penetapan calwu berjalan lancar dan sesuai harapan. Ini patut disyukuri dan mudah-mudahan suasana kondusif ini terus terjaga sampai berakhirnya pelaksanaan Pilwu Serentak,” harapnya.

Pihaknya mengakui, jelang penetapan calwu membuat suhu politik di 3 desa yang melaksanakan Pilwu Serentak menjadi semakin hangat. Karena itu, adanya ikrar damai oleh para calwu diharapkan dapat meminimalisir gesekan di masyarakat. Bersama-sama menjaga ketertiban, kebersamaan, dan kondusifitas.

“Kepada para calwu dan pendukung, agar bisa menjaga kondisi yang sudah kondusif ini. Agar semua bisa berjalan dengan lancar, tidak boleh saling menjatuhkan. Akan tetapi, kemukakanlah potensi-potensi yang ada utamakan visi, misi dan program kerja,” pintanya. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *